Menjadi Tulang Punggung Satuan Pangdam XII/Tpr Lantik 373 Bintara Baru

Singkawang – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., secara resmi melantik ratusan prajurit bintara baru dalam Upacara Penutupan Pendidikan di Lapangan Sapta Marga, Rindam XII/Tpr, Kota Singkawang, Rabu (7/1/2026). Pelantikan ini menandai lahirnya barisan pemimpin lapangan yang siap menjadi motor penggerak satuan TNI Angkatan Darat.

Sebanyak 373 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Jumlah tersebut terdiri dari 185 lulusan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri Gelombang II TA 2025 dan 188 lulusan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Reguler TNI AD TA 2026.

Dalam amanatnya, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Jamallulael menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah transformasi besar. Bagi lulusan Dikmaba, momen ini adalah titik balik perubahan status dari warga sipil menjadi prajurit,

“Jadi kamu bukan lagi sebagai anak muda yang biasa nongkrong di jalan sana, kamu udah menjadi seorang tentara hari ini. Untuk itu, laksanakan apa yang diwajibkan kepadamu, apa yang dituntut terhadap dirimu. Mulai hari ini itulah tugasmu sampai nanti sampai kau mati. Jadi kamu bukan anak ibu dan bapakmu lagi. Kamu sudah menjadi anak negara. Semua kemampuanmu, apa yang kau miliki untuk negara, negara sudah menunggu baktimu,” tegasnya.

Sementara bagi lulusan Diktukba, menurut Mayjen TNI Jamallulael ini merupakan kenaikan golongan dari Tamtama menjadi Bintara.

“Seorang Bintara adalah tulang punggung satuan. Kalian adalah penghubung krusial antara pimpinan dan bawahan di lapangan. Oleh karena itu, sikap dan perilaku kalian harus mencerminkan nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit,” tegas Mayjen TNI Jamallulael.

Lebih lanjut, Pangdam memaparkan bahwa tantangan tugas ke depan menuntut prajurit yang tidak hanya mahir secara fisik, tetapi juga cerdas secara taktis. Visi pendidikan kali ini difokuskan pada tiga pilar utama (Tri Pola Dasar Pendidikan) yaitu Tanggap, Tanggon dan Trengginas.

Mayjen TNI Jamallulael juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi dan Alutsista agar para prajurit mampu beradaptasi dengan perubahan situasi lingkungan tugas yang kian kompleks.

Menutup rangkaian upacara, Pangdam Tanjungpura menyampaikan ucapan selamat kepada para Bintara baru dan keluarga mereka. Ia berpesan agar kebanggaan yang dirasakan hari ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan berlatih.

“Jangan pernah berhenti mengasah kemampuan. Berpikir, bersikap, dan bertindaklah dengan selalu berpedoman pada Delapan Wajib TNI. Jaga jati diri kalian sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, dan Tentara Nasional Indonesia yang profesional,” pungkasnya. (Pendam XII/Tpr)

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *