Sintang — Polsek Sepauk melakukan monitoring terhadap peristiwa putusnya jembatan di ruas jalan poros Kayu Lapis Kilometer 50, Desa Sinar Pekayau, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, yang terjadi pada Kamis dini hari (8/1/2026) sekitar pukul 00.05 Wib pagi.
Informasi diterima sekitar pukul 07.00 WIB bahwa jembatan tersebut ambruk setelah diterjang luapan air akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu pada Rabu malam (7/1/2026) sekitar jam 22.00 Wib, Derasnya arus air menyebabkan struktur jembatan tidak mampu menahan beban sehingga mengalami kerusakan dan tidak dapat dilalui.
Putusnya jembatan ini mengakibatkan terhentinya akses utama yang menghubungkan Desa Sinar Pekayau dengan Desa Bernayau, serta mengganggu aktivitas masyarakat pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kapolres Sintang melalui Kapolsek Sepauk IPTU Abdul Hadi, S.H. mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu kami menerima informasi adanya jembatan putus di KM 50 Desa Sinar Pekayau, kami langsung berkoordinasi dengan Forkopimcam Kecamatan Sepauk dan turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta monitoring situasi. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan akses tetap bisa dilalui,” ujar IPTU Abdul Hadi, S.H.
Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan hingga perbaikan selesai.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak manajemen PT DSN Group yang berkomitmen melakukan perbaikan jembatan. Saat ini gorong-gorong sudah dipesan dan proses perbaikan diperkirakan dapat selesai dalam waktu dua sampai tiga hari,” tambahnya.
Sementara itu, selama proses perbaikan berlangsung, telah disiapkan jalur alternatif agar aktivitas masyarakat tetap berjalan. Jalan sementara tersebut dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kapolsek Sepauk mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas di jalur alternatif dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama.
Terkini perbaikan jembatan tersebut sdh selesai diperbaiki dan pagi ini sdh bisa dilalui kendaraan serta arus lalu lintas sudah normal kembali.
Agus maharona













