Melawi– Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Jl. Provinsi Nanga Pinoh–Kota Baru Km 13, Selasa (29/1/2026), berhasil dipadamkan berkat kesigapan tim gabungan Polres Melawi, BPBD Kabupaten Melawi, dan Polsek Nanga Pinoh. Dalam proses pemadaman tersebut, mobil Armoured Water Cannon (AWC) Polres Melawi menjadi tumpuan utama petugas di lapangan.
Kebakaran terjadi di area dengan kondisi geografis berupa jurang menurun dan bertingkat, sehingga menyulitkan petugas untuk menjangkau titik api. Api terus membesar seiring cuaca panas, sementara medan yang terjal membuat proses pemadaman berlangsung penuh tantangan.
Begitu menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian, petugas segera melakukan upaya pemadaman secara bertahap.
Minimnya sarana pendukung menjadi kendala utama di lapangan. Lokasi kebakaran tidak memiliki sumber air, sehingga suplai air sepenuhnya mengandalkan mobil AWC Polres Melawi. Dengan kapasitas tangki air yang besar, AWC digunakan untuk melakukan penyemprotan langsung ke titik-titik api yang sulit dijangkau.
“Tanpa adanya sumber air di sekitar lokasi, mobil AWC menjadi solusi utama agar pemadaman tetap berjalan,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama dan dilakukan hingga malam hari untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam dan tidak menimbulkan kebakaran susulan. Petugas juga melakukan penyisiran dan pendinginan area sekitar guna mencegah bara api kembali menyala.
Berkat kerja sama solid antarinstansi dan kerja keras petugas di lapangan, kebakaran akhirnya dapat dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya. Upaya ini sekaligus mencegah meluasnya api ke area lain serta menjaga keselamatan pengguna jalan provinsi yang melintas di kawasan tersebut.
Aksi sigap dan tanpa kenal waktu ini menjadi bukti kesiapan jajaran Polres Melawi bersama BPBD dan Polsek Nanga Pinoh dalam menangani kebakaran lahan, khususnya di wilayah dengan medan sulit dan keterbatasan sarana air.
Agus maharona












