Sanggau – Upaya pencarian dan evakuasi seorang anak yang dilaporkan hilang di Dusun Jemongko, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, akhirnya membuahkan hasil.
Tim gabungan yang terdiri dari personel Kompi 3 Sanggau Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kalimantan Barat, Polsek Kembayan, BPBD Sanggau, dan Basarnas Sintang berhasil menemukan korban pada Kamis (5/2/2026).
Korban diketahui bernama Kanza (5), yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada Selasa, 3 Februari 2026.
Laporan tersebut diterima oleh Mako Kompi 3 Sanggau sekitar pukul 14.00 WIB, setelah korban tak kunjung ditemukan di sekitar permukiman warga Dusun Jemongko.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Brimob bersama Bhabinkamtibmas Polsek Kembayan segera bergerak melakukan pencarian di wilayah sekitar dusun hingga malam hari.
Namun hingga pukul 03.00 WIB dini hari, upaya pencarian belum membuahkan hasil dan sementara dihentikan demi keselamatan personel.
Pencarian kembali dilanjutkan pada Rabu pagi (4/2/2026) dengan melibatkan lebih banyak unsur, termasuk BPBD Kabupaten Sanggau dan Basarnas Sintang.
Sekitar pukul 09.00 WIB, tim menemukan pakaian yang diduga milik korban di tepian Sungai Sekayam, sehingga fokus pencarian diarahkan ke aliran sungai tersebut.
Dengan menggunakan perahu karet, tim SAR gabungan menyisir Sungai Sekayam hingga sore hari.
Meski telah dilakukan pencarian intensif, korban belum ditemukan dan operasi kembali dilanjutkan keesokan harinya.
Pada Kamis (5/2/2026), pencarian kembali dilakukan sejak siang hari dengan metode penyisiran menyeluruh di aliran Sungai Sekayam.
Sekitar pukul 14.50 WIB, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban di dalam sungai dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Selanjutnya, proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati oleh tim gabungan sebelum korban diserahkan dan diantar ke pihak keluarga untuk penanganan lebih lanjut.
Seluruh rangkaian kegiatan pencarian dan evakuasi berlangsung aman, tertib, dan lancar, dengan sinergi yang kuat antara aparat kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat setempat.
Kehadiran dan keterlibatan aktif Brimob Polda Kalbar dalam operasi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari warga, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Agus maharona












