Kubu Raya – Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., hadiri Rapat Pimpinan Tahun 2026 yang di gelar di Makodam XII/Tanjungpura, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (25/02/2026).
Dalam rapat tersebut Kodam XII/Tanjungpura menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus mendukung program prioritas pemerintah pusat. Hal tersebut disampaikan Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun Anggaran 2026.
Rapim ini menjadi forum strategis bagi jajaran pimpinan satuan untuk menyamakan arah kebijakan serta memastikan seluruh program kerja TNI di wilayah Kalimantan Barat berjalan selaras dengan agenda nasional.
Dalam arahannya, Pangdam menekankan pentingnya kesatuan komando di seluruh jajaran Kodam XII/Tanjungpura.
Ia meminta seluruh Komandan Satuan, kepala badan pelaksana, serta unsur staf memiliki pemahaman yang sama terhadap kebijakan pimpinan TNI. Kesamaan persepsi diperlukan agar setiap satuan mampu merespons persoalan wilayah secara cepat, baik terkait program kerja maupun dinamika sosial masyarakat.
Selain itu, Pangdam juga menyoroti pentingnya koordinasi antara TNI dengan pemerintah daerah. Sinergi lintas lembaga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pangdam menegaskan, pada tahun 2026 TNI di wilayah Kodam XII/Tanjungpura harus aktif membantu pemerintah daerah dan instansi vertikal dalam berbagai kegiatan pembangunan.
Peran tersebut meliputi, pengamanan wilayah, dukungan penanganan bencana, penguatan ketahanan pangan, pembinaan teritorial, stabilitas sosial masyarakat.
Sinergi Keamanan dan Investasi Dengan keterlibatan tersebut, TNI diharapkan mampu menjadi unsur pendukung percepatan pembangunan sekaligus menjaga keamanan daerah.
Kalimantan Barat termasuk wilayah strategis karena memiliki garis perbatasan darat dengan Malaysia. Kondisi tersebut membuat stabilitas keamanan menjadi perhatian penting.
Melalui Rapim, Pangdam mengingatkan seluruh satuan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, baik kriminalitas lintas batas, konflik sosial, maupun ancaman non-militer.
TNI diharapkan mampu, menjaga ketertiban masyarakat, memperkuat komunikasi sosial, membantu aparat pemerintah, mendukung pembangunan daerah.
Selain pengamanan, prajurit juga diminta aktif berinteraksi dengan masyarakat. Pendekatan humanis dinilai efektif mencegah konflik sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi TNI.
Kegiatan Rapim diikuti oleh para Pejabat Utama Kodam XII/Tanjungpura, para Komandan Satuan, serta kepala badan pelaksana di seluruh wilayah kerja Kodam XII/Tpr.
Pangdam berharap hasil Rapim dapat segera diterapkan di satuan masing-masing sehingga kebijakan pimpinan tidak berhenti di tingkat perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Melalui rapat pimpinan ini, Komandan Korem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., menegaskan kesiapan untuk terus hadir menjaga keamanan Kalimantan Barat bersama para unsur pimpinan komandan satuan jajaran Korem 121/Abw sekaligus mendukung pembangunan nasional.
Agus maharona












