Pontianak – Menjelang puncak perayaan Cap Go Meh 2026, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat melalui Subsatgas Komposit SatBrimob melaksanakan sterilisasi intensif di sejumlah tempat ibadah prioritas di wilayah hukum Kota Pontianak, Minggu 1/3/2026
Langkah preventif ini merupakan bagian dari Operasi Liong Kapuas 2026 guna memastikan keamanan dan kenyamanan umat dalam melaksanakan ritual “Naga Buka Mata” yang menjadi rangkaian penting perayaan Imlek 2577 dan Cap Go Meh.

Kegiatan yang dimulai pukul 04.00 WIB ini dipimpin oleh IPDA Erick Kusnandar, S.H., dengan menerjunkan personel ahli penjinak bom beserta peralatan khusus. Fokus utama sterilisasi menyasar pada Kelenteng Kuan Tie Bio di Jalan Diponegoro, yang menjadi salah satu titik sentral kegiatan ibadah.
Petugas melakukan penyisiran menyeluruh di area dalam maupun luar kelenteng, meliputi. Area Interior Altar, gudang, dapur, hingga kotak amal dan instalasi lampion.
Area Eksterior Halaman kelenteng, tempat pembakaran kertas sembahyang pagoda, area parkir, hingga saluran drainase di sekitar lokasi.
Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam menggunakan detektor logam dan alat proteksi canggih lainnya, petugas menyatakan lokasi steril dan aman. Hasil ini kemudian dituangkan dalam Berita Acara Sterilisasi yang ditandatangani bersama pengelola kelenteng.
Kasatgas Humas Ops Liong Kapuas 2026, AKBP Prinanto, menegaskan bahwa sterilisasi ini adalah prosedur standar untuk menjamin nol risiko keamanan selama perayaan berlangsung.
”Kami ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah, khususnya ritual Naga Buka Mata hari ini, berjalan dengan khidmat tanpa gangguan keamanan sekecil apa pun.
Sterilisasi ini adalah bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Hingga saat ini, situasi terpantau kondusif dan tidak ditemukan benda-benda mencurigakan atau berbahaya di lokasi kegiatan,” ujar AKBP Prinanto.
Agus maharona












