Kapuas Hulu – Di bawah terik matahari perbatasan, semangat gotong royong tampak nyata di Desa Saujung Giling Manik. Koptu Bambang, Babinsa Koramil 1206-05/Embaloh Hulu, turun langsung ke lumpur, membantu warga melaksanakan tradisi menugal (menanam padi secara tradisional), Jum’at (16/1/2026).
Langkah ini bukan sekadar bantuan tenaga, melainkan komitmen TNI AD dalam mengawal program ketahanan pangan nasional langsung dari akar rumput. Dengan tongkat kayu di tangan untuk melubangi tanah, Koptu Bambang bersama petani setempat memastikan setiap benih tertanam dengan harapan kesejahteraan yang lebih baik di musim panen mendatang.
Koptu Bambang menegaskan bahwa kehadirannya di tengah ladang adalah bagian dari tugas pokok kewilayahan. Menurutnya, ketahanan pangan adalah fondasi dari pertahanan wilayah yang kuat.
“Kami ingin memastikan petani tidak merasa sendirian. Pendampingan ini adalah wujud nyata kehadiran TNI di tengah kesulitan rakyat. Dengan membantu mempercepat proses tanam, kita berharap produktivitas lahan di Desa Saujung Giling Manik ini bisa meningkat signifikan,” ujar Koptu Bambang di sela-sela kegiatannya.
Tradisi menugal yang dilakukan secara komunal (gotong royong) menjadi lebih ringan dengan kehadiran personel TNI. Warga setempat mengaku termotivasi dengan keterlibatan aktif Babinsa yang tidak segan melakukan pekerjaan kasar di sawah.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat ikatan emosional antara Koramil 1206-05/Embaloh Hulu dengan masyarakat, sekaligus menjadi stimulus bagi para pemuda desa untuk tetap bangga bertani dan mengolah lahan produktif di wilayah perbatasan. (Pendam XII/Tpr)
Agus maharona












