Bengkayang – Komando Distrik Militer (Kodim) 1209/Bengkayang kembali menunjukkan aksi nyata dalam menyukseskan program strategis nasional. Kali ini, Kodim 1209/Bky terjun langsung mengawal peluncuran Dapur Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) yang dipusatkan di Dusun Dungkan, Desa Dharma Bakti, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, Minggu (8/2/2026).
Langkah ini merupakan implementasi konkret TNI dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis yang digagas pemerintah pusat, sekaligus upaya strategis menekan angka stunting di wilayah perbatasan.
Hadirnya Dapur SPPG ini tidak sekadar seremoni. Fasilitas ini dirancang khusus untuk menyediakan asupan nutrisi yang terukur, higienis, dan berkualitas bagi masyarakat sasaran, khususnya anak-anak dan ibu hamil.
Peran TNI saat ini bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial. Melalui Dapur SPPG, Kodim Bengkayang ingin memastikan generasi muda di Bengkayang mendapatkan hak dasarnya berupa gizi yang layak.
Peluncuran program ini mendapat respons positif dari masyarakat Kecamatan Teriak. Lokasi dapur yang strategis di Jalan Raya Bengkayang – Pontianak memudahkan akses warga untuk mendapatkan layanan. Warga menilai kehadiran Dapur SPPG adalah solusi yang menyentuh langsung kebutuhan dasar mereka.
Selain distribusi makanan, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pola makan sehat dengan pendampingan langsung dari instansi terkait dan aparat kewilayahan.
Guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran, Kodim 1209/Bky berkomitmen melakukan pengawasan melekat. Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) akan diterjunkan untuk memantau operasional harian dapur serta memastikan distribusi makanan sampai ke tangan yang membutuhkan.
Sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi teknis terus diperkuat. Program tidak hanya semangat di awal, tetapi harus berdampak jangka panjang bagi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Bengkayang.
Kegiatan peluncuran ditutup dengan peninjauan fasilitas dapur untuk memastikan standar kebersihan, dilanjutkan dengan distribusi perdana makanan bergizi kepada warga. Dengan semangat gotong royong, Kecamatan Teriak diharapkan menjadi pilot project atau percontohan bagi wilayah lain dalam keberhasilan implementasi program penguatan gizi nasional. (Pendam XII/Tpr)
Agus maharona












