Sintang – Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P., mewakili Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang di selenggarakan di Kantor Bupati Sintang, Kalimantan Barat, Senin (01/06/2026).
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ini melibatkan TNI, Polri, Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang serta para pelajar di Kabupaten Sintang.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman dan menjadikan Pancasila sebagai fondasi perdamaian.
“Kepala BPIP mengamanatkan agar seluruh elemen bangsa senantiasa merawat nilai-nilai gotong royong, toleransi, dan persatuan. Pancasila tidak sekadar menjadi teks sejarah, namun harus terus dihidupkan sebagai ideologi yang membumi dalam keseharian,” kata Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sintang mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya di wilayah Sulawesi Utara, untuk menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pemersatu bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema ini bukan sekadar slogan semata. Akan tetapi, tema ini harus menjadi pengingat yang hidup (living ideology) bahwa kekuatan utama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terletak pada semangat gotong royong, toleransi, dan saling menghargai perbedaan.
“Pancasila adalah ideologi yang terbuka dan adaptif. Di tengah arus informasi dan dinamika sosial saat ini, mari kita jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai kompas moral dan alat pemersatu. Jangan biarkan perbedaan memecah belah kita, melainkan harus menjadi kekuatan untuk terus bergerak maju membangun bangsa,” ujar Bupati.

Pada kesempatan ini, Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P., juga mengingatkan pentingnya peran TNI-Polri dan masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga stabilitas dan keamanan daerah. Menurutnya, stabilitas yang kondusif hanya bisa tercipta jika masyarakat terus mengamalkan nilai-sila Pancasila, mulai dari sila pertama hingga kelima, dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 ini sekaligus menjadi momentum refleksi bagi generasi muda penerus bangsa untuk terus menghidupkan semangat nasionalisme. Diharapkan, semangat persatuan ini dapat terus dirawat untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera,” Kata Kasrem 121/Abw.
Upacara berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan sesi foto bersama serta penekanan instruksi kepada seluruh jajaran untuk terus mengimplementasikan nilai-Pancasila dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Agus maharona














