Kapuas Hulu – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terlihat dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Perbatasan Ke-129 TA. 2026 Kodim 1206/Putussibau. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat mulai melaksanakan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Gereja Santo Mikael, Dusun Belatung, Desa Belatung, Kecamatan Embaloh Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Jum’at (17/07/2026).
Sejak pagi hari, anggota Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu mengerjakan berbagai tahapan pembangunan, mulai dari penggalian pondasi, pemasangan rangka, hingga penyiapan material bangunan. Suasana penuh keakraban tampak menghiasi lokasi pekerjaan, di mana anggota satgas TMMD Kodim 1206/Psb dan masyarakat bekerja tanpa mengenal lelah demi mewujudkan fasilitas sanitasi yang layak bagi warga.
Pembangunan MCK ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, sekaligus mendukung pola hidup bersih dan sehat bagi warga Dusun Belatung. Program TMMD Ke-129 di wilayah ini memang difokuskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan melalui kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan personel di lapangan, tetapi juga oleh dukungan dan partisipasi aktif masyarakat, Kekompakan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama TMMD. Ketika TNI dan rakyat bekerja bersama, setiap pekerjaan terasa lebih ringan dan hasilnya akan lebih cepat dirasakan oleh masyarakat.
Warga Dusun Belatung menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan MCK yang dinilai sangat dibutuhkan. Mereka juga mengaku senang dapat terlibat langsung dalam proses pengerjaan bersama anggota Satgas TMMD.
Melalui semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Program TMMD Reguler Perbatasan Ke-129 Kodim 1206/Putussibau diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan mempererat kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong di wilayah perbatasan.
(Pendim1206/Psb)
Agus maharona













