Kapuas Hulu – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui sinergi dan edukasi kepada masyarakat. Pj. Danramil Bunut Hilir, Peltu Benhard, mendampingi Tim Penyuluh Karhutla dari Mabes TNI dalam kegiatan sosialisasi pencegahan dan dampak kebakaran hutan dan lahan yang berlangsung di Aula Mapolsek Boyan Tanjung, Minggu (30/08/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat mengenai ancaman Karhutla, sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar kebakaran tidak terjadi dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.
Dalam sosialisasi tersebut, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI memberikan edukasi terkait berbagai faktor penyebab Karhutla, langkah-langkah pencegahan, kesiapsiagaan menghadapi titik api, serta dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Karhutla tidak hanya mengakibatkan kerusakan hutan dan lahan, tetapi juga dapat menyebabkan pencemaran udara, mengganggu aktivitas masyarakat, merusak ekosistem dan menimbulkan dampak kesehatan. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh komponen masyarakat.
Peltu Benhard menegaskan bahwa Babinsa akan terus berperan aktif dalam melakukan pembinaan, pemantauan wilayah serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegas Peltu Benhard.
Menurutnya, sosialisasi yang diberikan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk memahami bahaya serta dampak yang dapat ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan.
Di sisi lain, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung upaya pemerintah menangani dan mencegah Karhutla. Babinsa akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat serta berkoordinasi dengan aparat terkait guna meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah binaan.
Kegiatan sosialisasi di Aula Mapolsek Boyan Tanjung tersebut juga mencerminkan kuatnya sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Dengan adanya edukasi secara langsung dari Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dan mampu menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya kebakaran.
Melalui sinergi, edukasi dan kepedulian bersama, setiap potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini. TNI hadir untuk mengedukasi, mengawal dan bergerak bersama masyarakat demi menjaga hutan, lahan serta keselamatan masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu.
(Pendim1206/Psb)
Agus maharona












