Kubu Raya — Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) Sesko TNI Angkatan LVI menyambangi Kantor Desa Madu Sari, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (31/8/2026). Kedatangan mereka bertujuan mengedukasi warga secara langsung mengenai ancaman dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Penyuluhan ini dipimpin oleh empat Pasis Dikreg Sesko TNI LVI, yakni Kolonel Laut (P) Faisal, Kolonel Inf Candra Dianto, Kolonel Kal Aldi Ichsan, dan Kolonel Tek Tofan Fajar.
Dalam pemaparannya, para Pasis mengupas tuntas dampak Karhutla yang sering mengintai wilayah Kalimantan Barat—mulai dari bahaya kabut asap bagi kesehatan masyarakat, potensi kerugian ekonomi, hingga langkah konkret pencegahan secara mandiri.
“Pencegahan Karhutla tidak bisa dilakukan sendiri oleh aparat, melainkan butuh komitmen dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” ujar Pasis Kolonel Inf Candra Dianto di hadapan warga.
Kegiatan lapangan ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran kolektif warga di akar rumput sekaligus menjadi bagian dari tugas aplikatif para perwira dalam memahami pemetaan wilayah rawan bencana secara langsung. Melalui pendekatan ini, pesan pencegahan diharapkan dapat tersampaikan secara lebih efektif dan tepat sasaran.
Kegiatan tidak berhenti pada sesi materi. Suasana keakraban terbangun saat para Pasis dan warga makan bersama. Acara kemudian ditutup dengan penyaluran paket sembako bantuan Mabes TNI kepada warga Desa Madu Sari untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat setempat. (Pendam XII/Tpr)
Agus maharona












