Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau TNI Kerahkan Mobil Water Treatment Di Desa Limbung

Kubu Raya — TNI mengerahkan dua unit kendaraan penjernih air (water treatment) ke Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/9/2026). Langkah ini diambil guna mengatasi krisis air bersih yang melanda warga setempat akibat kemarau panjang dalam beberapa pekan terakhir.

Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Pangkogabwilhan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo bersama Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., dan PJU. Dalam kesempatan tersebut, dua unit mobil water treatment bantuan dari Kogabwilhan I kepada Kodam XII/Tpr dioperasikan untuk mengolah sumber air baku di sekitar lokasi menjadi air bersih yang layak pakai dan aman dikonsumsi masyarakat secara gratis.

Pangkogabwilhan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo menegaskan bahwa penyiapan armada ini merupakan bagian dari perencanaan penanggulangan bencana dan wujud kolaborasi TNI dalam membantu masyarakat.

“Kita membawa teknologi water treatment air ini karena dampak kemarau air sulit. Air sungai atau mungkin air laut yang ada bisa kita kelola untuk kebutuhan masyarakat. Sebetulnya ini bagian dari perencanaan penanggulangan bencana itu sendiri. Unsur TNI sifatnya melengkapi, apa yang belum ada kita bawa dan kita bagi-bagi tugas bersama instansi terkait,” ujar Letjen TNI Kunto Arief Wibowo.

Ia juga menambahkan bahwa selain langkah penindakan pemadaman karhutla, langkah preventif dan penyelesaian dari akar masalah juga terus dilakukan, termasuk pemanfaatan mikrobakteri untuk percepatan kerapatan lahan serta kolaborasi pentahelix dengan para akademisi.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kogabwilhan I atas bantuan armada tersebut yang sangat dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pangkogabwilhan I atas bantuan dua unit mobil water treatment ini. Dukungan ini sangat membantu tugas Kodam XII/Tpr dalam merespons dengan cepat krisis air bersih yang dihadapi warga Desa Limbung dan sekitarnya,” ungkap Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.

Armada ini memiliki kapasitas produksi ratusan liter air siap minum dan air bersih per jam. Dalam pelaksanaannya, warga dapat mengambil air langsung di titik penempatan armada maupun melalui penampungan komunal, dengan prioritas utama pemukiman yang sumber air sumurnya sudah mengering. (Pendam XII/Tpr)

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *