Sintang— Tim Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI yang dipimpin Kolonel Adm Sutikno bersama anggota Letkol (K) Tri Wiyono dan Kapten Inf Nanang Cahyo terus memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat. Kali ini, sosialisasi dilakukan secara langsung di atas lanting atau rumah perahu warga yang berada di kawasan aliran Sungai Melawi, Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tersebut menyasar masyarakat dari kawasan hulu sungai, khususnya warga Desa Patih Jepara dan Desa Buntut Pimpin, Kecamatan Ambalau. Pendekatan langsung melalui lanting dipilih untuk mempermudah komunikasi dan menjangkau masyarakat yang beraktivitas maupun bermukim di sekitar aliran sungai.
Dalam kesempatan tersebut, Tim Sosialisasi Mabes TNI mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla, salah satunya dengan tidak membuka lahan melalui cara membakar. Masyarakat juga diingatkan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan potensi bencana yang dapat terjadi setelah musim kemarau.
Selain pencegahan Karhutla, tim turut mengajak warga menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem hutan dan sungai. Lingkungan yang terjaga dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan masyarakat yang menggantungkan aktivitasnya pada sumber daya alam di sekitar wilayah tersebut.
Melalui sosialisasi secara langsung hingga ke lanting warga, Mabes TNI berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan Karhutla semakin meningkat. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan maupun bencana lainnya di wilayah Kabupaten Sintang.
pendim1205
Agus maharona












