Puluhan Hotspot Terdeteksi Polres Sambas Gencarkan Pemadaman Dan Pendinginan

Sambas  —  Sebanyak 45 titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Kabupaten Sambas melalui aplikasi Lancang Kuning pada Selasa, 8 September 2026. Dari jumlah tersebut, 37 titik berada di Kecamatan Teluk Keramat, enam titik di Kecamatan Galing, dan dua titik di Kecamatan Jawai. Rabu 09/09/2026.

‎Menindaklanjuti hotspot tersebut, tim gabungan Polres Sambas, BKO Brimob Mabes Polri, TNI, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan instansi terkait bergerak melakukan pemadaman, pembasahan hingga pendinginan. Penanganan berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga 17.00 WIB, dengan salah satu fokus kegiatan berada di wilayah Desa Tri Mandayan, Kecamatan Teluk Keramat.

‎Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, pemantauan hotspot terus dilakukan menggunakan aplikasi Lancang Kuning sebagai bagian dari upaya deteksi dini karhutla. Setiap titik yang terpantau menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan.



‎“Polres Sambas bersama seluruh unsur terkait terus bergerak melakukan pemadaman dan pendinginan terhadap titik-titik yang terpantau. Penanganan dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah api meluas dan memastikan kondisi di lokasi benar-benar aman,” ujar AKP Sadoko Kasih Wiyono.

‎Kasihumas menambahkan, hasil survei lapangan menunjukkan area yang masih terbakar di Desa Sungai Baru diperkirakan mencapai dua hektare. Sumber air di lokasi dinilai masih mencukupi untuk mendukung proses pemadaman. Hingga kegiatan berakhir pukul 17.00 WIB, situasi dilaporkan berjalan aman, lancar dan kondusif, sementara kepemilikan lahan yang terbakar masih belum diketahui.

‎Humas Polres Sambas

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *