TNI Hadir Di Nanga Betung Edukasi Bahaya Karhutla Dan Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak

Kapuas Hulu – Di tengah upaya mencegah meluasnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), kepedulian TNI terhadap masyarakat terus diwujudkan melalui aksi nyata. Tim Penyuluh Karhutla dari Mabes TNI, Kolonel Laut Suhardi Sitepu dan Kolonel Laut Erwan, didampingi Pj. Danramil dan Babinsa Koramil 1206-08/Bunut Hilir, melaksanakan sosialisasi Karhutla sekaligus menyerahkan bingkisan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Karhutla, bertempat di Kantor Desa Nanga Betung, Kecamatan Bunut Hilir, Kamis (10/09/2026).

Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI di Desa Nanga Betung tidak sekadar memberikan pemahaman tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat yang merasakan langsung dampak Karhutla.

Dalam kegiatan tersebut, Kolonel Laut Suhardi Sitepu dan Kolonel Laut Erwan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama menjaga lingkungan. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai berbagai dampak Karhutla yang dapat mengancam kelestarian hutan, kualitas udara, kesehatan, hingga aktivitas dan perekonomian masyarakat.

Tim Penyuluh juga menekankan pentingnya pencegahan sejak dini. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran di wilayah sekitarnya.

“Jangan sampai api yang kecil menjadi bencana yang besar. Mari kita jaga hutan dan lingkungan bersama-sama, karena apa yang kita lindungi hari ini akan menentukan kehidupan anak cucu kita di masa depan.”

Tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, kepedulian TNI juga diwujudkan dengan menyerahkan bingkisan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Karhutla. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi dampak akibat Karhutla.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Masyarakat menyambut baik kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang secara langsung turun ke lapangan untuk memberikan edukasi sekaligus menunjukkan kepedulian kepada warga.

Sementara itu, Pj. Danramil 1206-08/Bunut Hilir Peltu Benhard terus mendorong masyarakat agar memperkuat kepedulian terhadap lingkungan serta membangun komunikasi dan koordinasi dengan aparat apabila terjadi kebakaran. Sinergi antara TNI, pemerintah desa dan masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam mencegah serta menangani Karhutla.

Kegiatan di Desa Nanga Betung menjadi gambaran bahwa perjuangan melawan Karhutla bukan hanya tentang memadamkan api, tetapi juga tentang membangun kesadaran dan kepedulian bersama. Edukasi menjadi langkah pencegahan, sementara kepedulian menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat yang terdampak.
(Pendim1206/Psb)

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *