Sambas – Puluhan titik panas terdeteksi di wilayah Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Tak ingin api meluas, tim gabungan langsung turun ke lapangan setelah 44 hotspot terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning, Kamis 10/09/2026.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan masih terdapat lahan terbakar dengan luas sekitar 1,8 hektare. Kondisi tersebut langsung ditangani dengan mengerahkan personel dan peralatan pemadam guna mencegah api menjalar ke area lainnya.
Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, penanganan karhutla dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polsek Teluk Keramat, Polres Sambas, BKO Brimob, TNI AD, KPH hingga MPA Tri Mandayan.

“Penanganan dilakukan secara terpadu dengan mengutamakan pemadaman dan pendinginan. Kami berupaya memastikan titik api dapat dikendalikan sehingga tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujar Akp Sadoko.
Dalam penanganan tersebut, tim menggunakan delapan unit mesin pemadam. Meski terdapat sumber air di sekitar lokasi, ketersediaannya belum mencukupi untuk proses pemadaman. Kegiatan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB dalam kondisi aman dan kondusif. Polisi juga terus memantau titik hotspot serta mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.
Humas Polres Sambas
Agus maharona












