Kapuas Hulu – Pesan untuk mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus digaungkan hingga ke tengah aktivitas masyarakat. Tim Penyuluh Karhutla dari Mabes TNI Letkol Laut Snataka, didampingi Babinsa Koramil 1206-10/ Selimbau Sertu Jamuin, turun langsung menyambangi masyarakat di Pasar Desa Gudang Hulu, Jumat 11/09/2026.
Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla di tengah masyarakat menjadi langkah nyata untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa Karhutla harus dicegah sebelum api membesar dan menimbulkan dampak yang lebih luas.
Dalam sosialisasi tersebut, Letkol Laut Snataka mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, satu api kecil dapat berkembang menjadi kebakaran besar apabila tidak segera dikendalikan, terlebih ketika kondisi lingkungan dan cuaca mendukung terjadinya kebakaran.
“Jangan menunggu api membesar. Mari kita cegah sejak awal. Setiap warga memiliki peran penting untuk menjaga hutan dan lahan di sekitarnya,” tegasnya.
Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai dampak Karhutla yang tidak hanya merusak hutan dan lahan, tetapi juga dapat mengganggu kualitas udara, kesehatan masyarakat, aktivitas perekonomian serta kelangsungan ekosistem.
Tim Penyuluh Mabes TNI Letkol Laut Snataka menekankan bahwa pencegahan merupakan senjata utama menghadapi Karhutla. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada aparat apabila melihat adanya titik api maupun kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Sementara itu, Babinsa Koramil Selimbau Sertu Jamuin turut mengajak masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Babinsa menegaskan bahwa TNI akan terus berada di tengah masyarakat untuk membantu memberikan edukasi dan mengajak warga bersama-sama menjaga wilayah dari ancaman Karhutla.
“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan. Kalau masyarakat dan aparat bersatu, pencegahan Karhutla akan semakin kuat,” pungkas Sertu Jamuin.
(Pendim1206/Psb)
Agus maharona












