Kapuas Hulu – Respons cepat ditunjukkan jajaran Koramil 1206-04/Badau bersama Polsek Badau dan Manggala Agni dalam upaya mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Begitu menerima informasi masih adanya titik api yang menyala di wilayah Taman Nasional Danau Sentarum, personel gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman, Sabtu (26/09/2026).
Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan sekaligus komitmen bersama dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman Karhutla, terlebih di tengah kondisi cuaca yang relatif panas dan kering yang dapat membuat api dengan cepat menjalar ke area lainnya.
Setibanya di lokasi, personel gabungan segera melakukan pengecekan titik api dan melaksanakan pemadaman secara bersama-sama. Dengan peralatan yang tersedia, api yang masih menyala berhasil ditangani agar tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap kawasan hutan dan lingkungan sekitar.
Danramil 1206-04/Badau Kapten Inf Mahfud Sabban menegaskan bahwa setiap informasi mengenai kemunculan titik api harus segera ditindaklanjuti. Kecepatan dalam merespons menjadi salah satu kunci penting untuk mencegah api berkembang menjadi Karhutla yang lebih luas.
“Begitu mendapatkan informasi masih adanya titik api, kami bersama Polsek Badau dan Manggala Agni langsung bergerak ke lokasi. Ini merupakan bentuk sinergitas dan kepedulian bersama dalam mencegah Karhutla agar tidak meluas,” ujar Danramil.
Selain melakukan pemadaman, personel gabungan juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan. Upaya pencegahan dinilai sangat penting karena penanganan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Sinergitas antara TNI, Polri, Manggala Agni dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat guna menjaga kawasan hutan, khususnya wilayah Taman Nasional Danau Sentarum, dari ancaman kebakaran.
Gerak cepat hari ini menjadi langkah penting untuk mencegah api membesar. Hutan terjaga, lingkungan terlindungi, dan masyarakat pun terhindar dari dampak buruk Karhutla.
(Pendim1206/Psb)
Agus maharona












