Kubu Raya— Personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Barat yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Kepolisian “Aman Nusa” melakukan pemantauan intensif serta verifikasi langsung (ground check) di sejumlah titik rawan yang berada di wilayah Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya untuk mengantisipasi munculnya titik panas khususnya di area rawan seperti lahan gambut dan semak belukar, Minggu 27/09/2026.
Berdasarkan hasil pengecekan secara menyeluruh di 6 (enam) titik lokasi sasaran, petugas tidak menemukan adanya aktivitas pembakaran, sisa asap, maupun bara api. Seluruh lokasi yang diperiksa dinyatakan aman dan kondusif. 6 lokasi yang telah diverifikasi yaitu

– Jl. Angkasa Pura II, Teluk Kapuas, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya, Koordinat: -0.129913 / 109.390901;
– Jl. Ayani III, Desa Limbung, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya, Koordinat: -0.143054 / 109.376933;
– Jl. Ayani III (depan SMA N 4), Desa Limbung, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya, Koordinat: -0.153006 / 109.381292;
– Jl. Objek Laut (belakang SD N 5), Desa Limbung, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya, Koordinat: -0.173624 / 109.383584;
– Jl. Parit Seruat, Desa Limbung, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya, Koordinat: -0.134606 / 109.392091;
– Jl. Wonodadi 2 Gg. Sabar, Desa Arang Limbung, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya, Koordinat: -0.128443 / 109.380816
Terkait pelaksanaan patroli dan verifikasi lapangan ini, Kasubdit Gasum Ditsamapta Polda Kalbar AKBP Syarif Eddy, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa pengecekan secara langsung ke titik koordinat merupakan bagian terpenting dari penanggulangan karhutla berbasis data dan respon cepat.
“Kegiatan pemantauan dan verifikasi lapangan ini kami lakukan secara berkala untuk memastikan setiap laporan atau indikasi titik panas dapat direspon dengan cepat. Meskipun dari hasil pengecekan di enam lokasi wilayah Sungai Raya ini seluruhnya nihil karhutla dan kondusif, kami tidak boleh lengah. Personel Operasi Aman Nusa akan terus bersiaga dan menggiatkan patroli dialogis serta imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membakar lahan,” tegas Syarif Eddy.
Agus maharona












