Ketapang – Polres Ketapang melalui Polsek Marau melakukan groundcheck terhadap delapan titik hotspot yang terpantau di wilayah Kecamatan Marau, Singkup, dan Air Upas, Kabupaten Ketapang, Jumat (2/10/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan meluas.
Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan setiap informasi mengenai hotspot harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung.
“Kami tidak ingin hanya mengandalkan pemantauan dari sistem. Setiap titik yang terdeteksi perlu diverifikasi ke lapangan agar kondisi sebenarnya dapat diketahui dan segera ditangani apabila ditemukan potensi kebakaran,” ujar Kapolres.
Groundcheck dipimpin langsung Kapolsek Marau AKP Laurensius, S.H., M.H., bersama lima personel Polsek Marau. Tim bergerak menuju lokasi menggunakan kendaraan roda dua, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju sejumlah titik yang sulit dijangkau. Dari hasil pengecekan, petugas menemukan area bekas terbakar dengan luas keseluruhan sekitar 2,4 hektare.
Petugas kemudian melakukan penyisiran di area bekas terbakar untuk memastikan tidak ada bara api yang masih aktif. Kondisi medan menjadi salah satu tantangan karena sebagian lokasi berada di kawasan perbukitan dengan akses jalan rusak, sementara sumber air tidak tersedia di sekitar titik hotspot sehingga membutuhkan upaya lebih untuk mendapatkan air apabila diperlukan penanganan.
“Yang menjadi perhatian kami adalah memastikan tidak ada lagi bara yang dapat memicu kebakaran kembali. Personel juga terus memantau kondisi di sekitar lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah pencegahan, termasuk mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegas AKBP Putra Pratama.
Polres Ketapang akan terus melakukan pemantauan melalui aplikasi dan data satelit serta menindaklanjuti setiap informasi hotspot dengan pengecekan di lapangan. Selain penanganan titik yang terindikasi terbakar, koordinasi bersama Forkopimcam juga dilakukan untuk memperkuat sosialisasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat di wilayah rawan.
Agus maharona












