Babinsa Hulu Gurung Kopda Riki Ricardo Ajak Aparat Desa Nanga Tepuai Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Karhutla 

Kapuas Hulu – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1206-14/Hulu Gurung, Kopda Riki Rikardo, memberikan arahan kepada aparat Desa Nanga Tepuai terkait pentingnya langkah pencegahan serta peningkatan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI melalui aparat kewilayahan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran hutan dan lahan yang dapat memicu kebakaran, terutama saat kondisi cuaca kering.

Dalam arahannya, Kopda Riki Rikardo menekankan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparat desa hingga warga di lingkungan masing-masing. Ia mengajak aparat Desa Nanga Tepuai untuk terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila ditemukan titik api atau indikasi kebakaran di wilayahnya.

“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Jangan menunggu api membesar baru bertindak. Mari tingkatkan kepedulian, perkuat koordinasi, dan segera lakukan langkah pencegahan apabila ditemukan potensi kebakaran,” tegasnya.

Selain itu, koordinasi antara Babinsa, aparat desa, dan masyarakat dinilai sangat penting untuk mempercepat penyampaian informasi serta penanganan awal apabila muncul potensi kebakaran. Dengan komunikasi yang baik dan kewaspadaan bersama, risiko meluasnya kebakaran dapat diminimalkan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan aparat Desa Nanga Tepuai semakin aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya Karhutla, baik terhadap kesehatan akibat asap, kerusakan lingkungan, maupun terganggunya aktivitas dan kehidupan masyarakat.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung upaya pencegahan Karhutla sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dalam menjaga keamanan dan kelestarian wilayah binaan.

Jaga Hutan, Jaga Kehidupan! Dengan meningkatkan kewaspadaan dan mengedepankan pencegahan sejak dini, diharapkan wilayah Desa Nanga Tepuai tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
(Pendim1206/Psb)

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *