Dandim Tekankan Babinsa Gencarkan Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AD Putra Daerah Dayak Diajak Bergabung

Kapuas Hulu – Komandan Kodim 1206/Putussibau menekankan kepada seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) agar lebih aktif dalam menyosialisasikan penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD), baik melalui jalur Bintara maupun Tamtama, khususnya kepada generasi muda putra daerah suku Dayak di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (28/10/2026).

Penekanan tersebut disampaikan Dandim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro S.I.Pem, M.I.P., M.Han, dalam kegiatan Jam Komandan (Jamdan) yang menjadi sarana komunikasi, evaluasi, serta penyampaian arahan kepada seluruh prajurit guna meningkatkan pelaksanaan tugas di wilayah binaan.

Dalam arahannya, Dandim meminta para Babinsa untuk memanfaatkan kedekatan dengan masyarakat sebagai sarana memberikan informasi yang benar dan jelas mengenai kesempatan bergabung menjadi prajurit TNI AD. Babinsa diharapkan aktif menjangkau para pemuda di desa-desa, memberikan motivasi, serta mendorong generasi muda yang memiliki semangat pengabdian, disiplin, dan nasionalisme untuk berani meraih cita-cita menjadi prajurit TNI AD.

“Generasi muda daerah memiliki kesempatan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI AD. Karena itu, saya tekankan kepada seluruh Babinsa agar proaktif menyosialisasikan penerimaan calon prajurit, baik Bintara maupun Tamtama, terutama kepada putra-putra daerah Dayak yang memenuhi persyaratan,” demikian penekanan Dandim dalam arahannya.

Menurutnya, putra daerah memiliki potensi besar untuk ikut berperan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Melalui sosialisasi yang menjangkau hingga pelosok desa, diharapkan semakin banyak generasi muda Kapuas Hulu yang memperoleh informasi dan kesempatan untuk mengikuti proses seleksi secara resmi.

Dandim juga mengingatkan agar para Babinsa memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD harus diikuti sesuai ketentuan yang berlaku. Para calon diharapkan mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi kesehatan, kemampuan jasmani, mental, maupun administrasi, serta tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

Penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan sesuai persyaratan dan mekanisme resmi yang berlaku, tanpa praktik percaloan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mencari informasi melalui kanal resmi rekrutmen TNI AD dan tidak memberikan uang kepada pihak yang mengaku dapat meluluskan calon prajurit.

Melalui penekanan dalam Jamdan tersebut, Dandim 1206/Putussibau berharap seluruh Babinsa semakin optimal menjalankan perannya sebagai ujung tombak satuan teritorial, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan membantu masyarakat, tetapi juga dalam membina serta memotivasi generasi muda untuk menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dan berjiwa nasionalis.

Langkah ini sekaligus menjadi wujud perhatian TNI AD terhadap potensi generasi muda di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan Barat, agar putra-putra daerah, termasuk generasi muda suku Dayak, memiliki kesempatan untuk berkontribusi secara nyata dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa melalui pengabdian sebagai prajurit TNI AD.
(Pendim1206/Psb)

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *