Kalimantan Tengah– Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Kuala Pembuang turut menghadiri rapat evaluasi perpanjangan status siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan Kabupaten Seruyan yang digelar di Aula Kantor BPBD Kabupaten Seruyan, Desa Persil Raya, Kecamatan Seruyan Hilir, Senin 02/11/2026.
Rapat tersebut dipimpin Wakil Bupati Seruyan H. Supian, serta dihadiri unsur TNI-Polri, BNPB, Kejaksaan Negeri Seruyan, BPBD, Manggala Agni, dan instansi terkait lainnya. Kehadiran unsur Kodaeral melalui Posal Kuala Pembuang menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Seruyan.
Berdasarkan hasil evaluasi, status siaga bencana Karhutla dan kekeringan Kabupaten Seruyan diperpanjang mulai 30 Oktober hingga 30 November 2026. Keputusan tersebut mempertimbangkan curah hujan yang belum merata dan belum mampu membasahi lapisan tanah bagian bawah, khususnya kawasan gambut, sehingga potensi munculnya kembali titik api masih harus diwaspadai.
Dalam pembahasan, seluruh unsur terkait menekankan pentingnya koordinasi, pemantauan kondisi lapangan, serta kesiapan personel dan sarana pendukung. Meskipun hujan telah turun di sejumlah wilayah, ancaman kebakaran belum sepenuhnya dapat diabaikan karena api berpotensi masih tersimpan di lapisan bawah lahan gambut.
Melalui keikutsertaan dalam rapat evaluasi ini, Posal Kuala Pembuang mendukung penguatan sinergi TNI AL bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan serta penanggulangan Karhutla dan kekeringan, demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
(Dispen Kodaeral XII)
Agus maharona












