Pontianak — Memasuki hari kedua pelaksanaan event internasional AVC, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pontianak mengaku merasakan dampak positif dari kegiatan berskala internasional tersebut, Kamis (14/05).
Kegiatan yang digagas oleh Polda Kalbar itu dinilai mampu menghadirkan perputaran ekonomi bagi masyarakat kecil, khususnya para pedagang dan pelaku UMKM yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Salah satu pelaku UMKM Srikandi Kitchen bernama Henny mengatakan penjualannya mengalami peningkatan sejak event AVC berlangsung.
“Alhamdulillah, sejak adanya AVC ini dagangan kami jadi lebih ramai dari biasanya. Banyak tamu dan pengunjung yang datang membeli produk kami. Kami masyarakat kecil tentu sangat terbantu dan ikut merasakan rezeki dari event internasional ini,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan seperti AVC bukan hanya menjadi ajang promosi daerah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal untuk berkembang.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan rasa syukur apabila pelaksanaan event AVC ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.
“Di samping melaksanakan tugas penegakan hukum, Polri khususnya Polda Kalbar juga terus berupaya hadir lebih dekat bersama masyarakat melalui dukungan terhadap kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi warga dan pelaku usaha lokal di Kalimantan Barat” ujarnya.
Uca, salah satu pengunjung AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di Pontianak, mengaku sangat menikmati suasana event yang berlangsung meriah dan penuh hiburan. Menurutnya, kehadiran stand-stand UMKM di area foodcourt membuat pengalaman menonton pertandingan menjadi lebih lengkap karena pengunjung bisa menikmati berbagai pilihan kuliner dan produk lokal sambil menyaksikan pertandingan voli internasional.
Dengan masyarakat dan tingginya kunjungan selama pelaksanaan AVC, para pelaku UMKM optimistis sektor usaha kecil di Kalimantan Barat akan semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Agus maharona












