Kubu Raya – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., memimpin langsung kegiatan panen raya padi di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, pada Jumat (17/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan panen raya oleh TNI AD yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan terhubung langsung melalui fasilitas video conference bersama Presiden Republik Indonesia dari Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya para kelompok tani (Gapoktan) yang menjadi ujung tombak produktivitas pangan di wilayah tersebut.
“Saya secara pribadi dan atas nama Pangdam XII/Tpr beserta jajaran, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada hadirin sekalian, para Gapoktan yang ada di wilayah Kubu Raya. Panen raya ini merupakan wujud nyata kerja keras para Gapoktan, pemerintah daerah dan seluruh pihak yang telah bersinergi,” ujar Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.
Pangdam menjelaskan bahwa sektor pertanian di Kalbar memiliki potensi yang sangat besar, terutama di daerah-daerah dengan hamparan persawahan yang luas seperti Kubu Raya, Mempawah, Sambas hingga Ketapang. Khusus di lokasi panen Desa Arang Limbung, terdapat sekitar 30 hektare lahan yang dikelola oleh Gapoktan Puring Sari dan Wanara Jaya. Dengan menggunakan varietas padi Inpari 32, produktivitas lahan tersebut mampu mencapai 2 hingga 2,5 ton per hektare dengan pola tanam dua kali dalam setahun.
Lebih lanjut, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan elemen penting yang tidak dapat dipisahkan dari sistem pertahanan Negara.
“Ketahanan pangan merupakan bagian penting yang menjadi esensi dalam salah satu aspek pertahanan. Komponen pertahanan itu salah satunya adalah ketersediaan logistik wilayah dan ini sangat didukung sekali oleh para petani kita, baik petani padi maupun petani sumber energi karbohidrat lainnya,” tegas Pangdam.
Menutup arahannya, Jenderal Bintang Dua tersebut berharap agar semangat gotong royong yang telah terbangun antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus dipertahankan demi meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat kedaulatan pangan Nasional.
“Saya berharap semangat juang dan gotong royong yang telah dikembangkan dan terbangun sampai saat ini bisa terus ditingkatkan serta menjadi motivasi untuk produktivitas ketahanan pangan sekaligus kesejahteraan para petani kita. Semoga hasil panen ini membawa berkah, meningkatkan kesejahteraan para petani serta memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan Nasional,” pungkasnya. (Pendam XII/Tpr)
Agus maharona













