Kapuas Hulu – Proses pengerjaan sasaran fisik pembukaan jalan baru dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1206/Putussibau menarik perhatian besar dari masyarakat setempat. Kehadiran alat berat jenis ekskavator di lokasi kerja kini menjadi tontonan hiburan baru yang dinanti warga setiap harinya. Minggu 19/07/2026.
Sejak pagi hari, sejumlah warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, tampak berkumpul di pinggir area aman proyek. Mereka antusias menyaksikan kepiawaian operator alat berat dalam merobohkan pepohonan, mengeruk tanah, dan meratakan jalur yang dulunya merupakan hutan belantara serta rawa.
Bagi sebagian besar warga desa terpencil, melihat alat berat beroperasi secara langsung adalah momen yang langka. Selain rasa penasaran terhadap mesin-mesin besar tersebut, kehadiran warga juga menjadi bentuk dukungan moral dan ekspresi kegembiraan mereka atas pembangunan jalan yang sudah lama diimpikan.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Kodim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro S.I.Pem., M.I.P., M.Han menyatakan bahwa antusiasme warga ini menjadi pembakar semangat bagi para prajurit TNI dan warga lain yang bergotong royong di lapangan. Meski demikian, pihak Satgas TMMD tetap memberikan imbauan tegas terkait faktor keselamatan.
“Kami sangat senang melihat kedekatan dan kebersamaan ini. Namun, kami juga terus mengingatkan warga, terutama anak-anak, untuk menjaga jarak aman. Alat berat ini memiliki ruang pandang terbatas dan radius bahaya yang cukup luas, jadi keselamatan harus tetap nomor satu,” ujar Dansatgas.
Salah seorang warga setempat Stefanus (46) menyampaikan rasa senangnya. Menurutnya, jalan baru ini akan memangkas waktu tempuh menuju pusat perekonomian dan sekolah.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya TMMD ini. Selama ini daerah kami terisolasi. Melihat alat berat bekerja membuat kami sadar bahwa impian memiliki jalan yang layak akan segera terwujud. Makanya warga di sini sangat bersemangat menonton,” ungkapnya.
Program pembukaan jalan sepanjang beberapa kilometer ini ditargetkan selesai tepat waktu. Keberadaan akses jalan baru tersebut diharapkan mampu mendongkrak konektivitas, mempermudah transportasi hasil bumi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Agus maharona













