Kapuas Hulu– Di tengah kesibukan merampungkan sasaran fisik TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke-129 Kodim 1206/Putussibau, sebuah aksi humanis nan menggelitik terekam di lokasi kegiatan.
Bukan deru mesin atau cangkul, melainkan aksi kompak para personel Satgas yang bahu-membahu membantu warga setempat “memanggil” alias memanen buah durian yang mulai jatuh di kebun warga.Aksi ini spontan terjadi saat personel Satgas TMMD melintas di area perkebunan warga sepulang dari lokasi kerja bakti. Rabu 22/07/2026.
Melihat seorang warga lansia yang tampak kesulitan mengumpulkan dan membawa hasil panen durian yang melimpah, para prajurit TNI ini tanpa ragu langsung merapat dan memberikan bantuan.”Kemarin kami melihat Pak taufik kewalahan mengangkut durian dari pohonnya yang kebetulan sedang panen raya.
Jiwa gotong royong kami langsung terpanggil. Capek bekerja seharian langsung hilang berganti keseruan,” ujar salah satu anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 1206/Psb sambil tersenyum.Bagi masyarakat setempat, istilah “manggil durian” atau menunggu durian jatuh merupakan tradisi musiman yang penuh kebersamaan.
Kehadiran prajurit TNI di tengah kebun durian ini tidak hanya meringankan beban kerja fisik warga, tetapi juga menciptakan suasana kekeluargaan yang sangat erat.
Gelak tawa pecah di bawah rindangnya pohon durian saat para prajurit dan warga saling berbagi cerita.Pemilik kebun, Pak Taufik (53), mengaku sangat terharu dan berterima kasih atas kepedulian para tentara tersebut.”Saya tidak menyangka anggota TNI yang sudah lelah membangun jalan dan fasilitas di desa kami, masih mau mampir dan membantu saya mengangkut durian.
Hasil panen jadi lebih cepat dibawa ke rumah. Mereka benar-benar seperti keluarga sendiri,” ungkapnya dengan wajah sumringah.Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 1206/Putussibau menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur semata.
Lebih dari itu, kehadiran TNI di desa adalah untuk menyatu dengan urat nadi kehidupan masyarakat.”Bantuan sekecil apa pun, termasuk membantu warga memanen hasil bumi, adalah wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kami ingin kehadiran Satgas membawa kebahagiaan dan dampak positif langsung dalam keseharian mereka,” pungkasnya.Sebagai bentuk rasa syukur, usai mengumpulkan durian, warga dan anggota Satgas langsung menggelar acara makan durian bersama di pondok kebun.
Momen sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu ada di hati rakyat, tidak hanya dalam urusan pembangunan, tetapi juga dalam manisnya kebersamaan musim panen.
Agus maharona













