Jakarta – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dengan memborong empat penghargaan dalam ajang Lomba Kreasi Polri. Ajang yang digelar dalam rangka Pembinaan Tradisi Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut memuncak pada acara Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri di Gedung The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa (11/8) malam.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. kepada para pemenang yang berhasil membawa nama harum Polda Kalbar di berbagai kategori bakat dan bakti karya.
Adapun empat prestasi luar biasa yang berhasil diraih oleh tim perwakilan Polda Kalbar yaitu:
• Juara 1 Lomba Melukis Kategori Difabel diraih oleh Bani Hidayat.
• Juara 1 Lomba Artikel Jurnalistik diraih oleh Narwati.
• Juara 3 Lomba Film Animasi AI diraih oleh Dedi Kurniadi.
• Juara 3 Lomba Koreografi diraih oleh tim Polwan Polda Kalbar berkolaborasi dengan komunitas seni Kalimantan Barat.
Momen penganugerahan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., Karo SDM Polda Kalbar Kombes Pol. Bayu Dewantoro, S.I.K., M.M., serta Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., bersama jajaran Kapolda dan Pejabat Utama Mabes Polri dari seluruh Indonesia.
Di kesempatan ini, Kapolda Kalbar menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian ini. Menurutnya, karya dan kreativitas yang ditunjukkan merupakan cerminan dari semangat Polri yang makin dekat dengan seluruh lapisan masyarakat.
“Raihan prestasi ini menjadi dorongan moral yang sangat berarti bagi seluruh jajaran Polda Kalbar. Kami ingin momentum ini semakin memotivasi anggota maupun masyarakat untuk terus berkarya, sekaligus mengingatkan kami di kepolisian untuk selalu hadir tulus ikhlas bekerja untuk memberikan pelayanan yang humanis, cepat, dan responsif bagi masyarakat Kalimantan Barat,” ujar Kapolda.
Dengan diraihnya empat penghargaan ini, Polda Kalbar membuktikan bahwa semangat Pembinaan Tradisi Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah semata, tetapi juga pada pengembangan potensi sumber daya manusia dan peningkatan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.
Agus maharona












