Kodim 1206/Putussibau Bersama Kepolisian Dan Masyarakat Lakukan Patroli Rutin

Kapuas Hulu— Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah rawan, khususnya kawasan sekitar Danau Sentarum, Koramil 03/Batang Lupar bersama jajaran Kepolisian dan masyarakat terus meningkatkan kegiatan patroli rutin. Minggu 23/08/2026.

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mendeteksi secara dini potensi munculnya titik api sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Danramil 03/Batang Lupar bersama personel Babinsa menyambangi sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya karhutla. Dalam pelaksanaan patroli, Koramil 1206-03/Batang Lupar bersama Polsek dan masyarakat melakukan pemantauan kondisi lahan, kawasan hutan serta aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun tidak meninggalkan sumber api sekecil apapun di wilayah Taman Nasional Danau Sentarum dikarenakan wilayah tersebut merupakan wilayah gambut serta masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan adanya asap atau titik api di sekitar wilayahnya.

“Kegiatan patroli ini merupakan upaya bersama untuk mencegah terjadinya karhutla. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar karena api dapat dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan akibat cuaca kemarau yang sangat ekstrim saat ini.” Ucap Dandim.

“Sinergi antara TNI, Polri dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan karhutla, khususnya di kawasan Danau Sentarum yang memiliki ekosistem penting dan harus dijaga kelestariannya.”

Dandim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, S.I.Pem., M.I.P., M.Han, menegaskan bahwa patroli akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla. Dengan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan wilayah Batang Lupar tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan serta dampak asap yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *