Landak— Koramil 1210-07/Air Besar terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyusul terdeteksinya 17 titik hotspot dengan klasifikasi sedang di wilayah Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Kamis (27/8/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan, hotspot tersebar di sejumlah wilayah, yakni Desa Jambu 1 titik, Desa Merayuh 2 titik, Desa Sekendal 7 titik, Desa Semuntik 5 titik, Desa Engkangin 1 titik, dan Desa Engkadik Pade 1 titik. Selain itu, terdapat 1 titik hotspot di Desa Permiit, Kecamatan Kuala Behe.
Menindaklanjuti temuan tersebut, personel Koramil 1210-07/Air Besar bersama unsur terkait melaksanakan patroli di daerah rawan Karhutla sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang berpotensi memicu meluasnya kebakaran.
Sebanyak 4 personel TNI dan 1 relawan terlibat dalam kegiatan tersebut dengan didukung 2 unit kendaraan roda dua serta 1 unit HT. Ground checking terhadap titik hotspot dijadwalkan dilaksanakan pada sore hari untuk memastikan kondisi di lapangan dan menentukan tindakan penanganan yang diperlukan.
Komandan Kodim 1210/Landak Letkol Inf Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., menegaskan bahwa jajaran Kodim 1210/Landak, khususnya Koramil 1210-07/Air Besar, akan terus meningkatkan pemantauan wilayah, terutama di lokasi yang terindikasi terdapat hotspot.
“Kami terus meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah rawan Karhutla. Pencegahan harus dilakukan sejak dini agar setiap potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani sehingga tidak meluas. Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” tegas Dandim 1210/Landak.
Dandim juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait, relawan, dan masyarakat dalam mencegah serta menangani Karhutla.
Kodim 1210/Landak melalui Koramil 1210-07/Air Besar berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Landak.
Agus maharona












