Polda Kalbar Sambut 110 Tim Edukasi Pencegahan Karhutla Dari Lemdiklat Polri Siap Bergerak Ke 14 Polres Jajaran

Pontianak – Polda Kalbar menyambut kedatangan 110 Personel yang ditugaskan sebagai Tim Edukasi Pencegahan Karhutla dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis 27/ 08/2026.

Tim ini akan diterjunkan ke 14 Polres jajaran Polda Kalbar untuk melakukan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada Masyarakat terkait bahaya karhutla.

Tim ini Berjumlah 110 Personel yang terdiri dari 68 orang Mahasiswa S2 – STIK, 7 orang Serdik Sespimma Polri, 29 orang Serdik Setukpa Polri, 4 Orang Pamen Bareskrim Polri, serta 2 orang Perwira Pendamping yaitu Dosen Madya Tk. III STIK Lemdiklat Polri dan Kabidjemen Setukpa Lemdiklat Polri. Seluruh personel akan berkoordinasi dengan 14 Polres jajaran dalam melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi di wilayah masing-masing.

Kegiatan edukasi akan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya dan dampak karhutla, termasuk risiko pembukaan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga akan diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi terjadinya kebakaran.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengatakan, langkah edukasi menjadi bagian penting dalam strategi pencegahan karhutla karena masyarakat memiliki peran langsung dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran.

“Pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan penanganan ketika api sudah muncul. Yang paling penting adalah bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta ikut menjaga lingkungan di sekitarnya. Melalui Tim Edukasi Lemdiklat Polri yang tersebar di 14 Polres, kami berharap pesan-pesan pencegahan dapat diterima langsung oleh masyarakat,” ujar Bambang.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan adanya kebakaran atau titik api, segera laporkan kepada petugas atau menghubungi Call Center Polri 110, agar dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.

Dengan diterjunkannya 110 personel Tim Edukasi Lemdiklat Polri ke seluruh Polres jajaran, Polda Kalbar berharap upaya pencegahan karhutla dapat semakin diperkuat. Edukasi yang dilakukan secara langsung di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kepedulian dan membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *