Perkuat Sinergi TNI -Polri Dan Masyarakat Tim Mabes Edukasi Edukasi Warga Desa Cegah Karhutla

Sintang– Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Sintang terus diperkuat melalui sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan sosialisasi pencegahan Karhutla yang dilaksanakan Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI di Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Senin (31/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kolonel Kal Suhardi dan melibatkan jajaran Kodim 1205/Sintang serta kepolisian. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan di lingkungan masing-masing.

Dalam penyuluhan, masyarakat diberikan edukasi mengenai dampak pembakaran lahan, baik terhadap lingkungan, kesehatan maupun aktivitas masyarakat. Warga juga diimbau untuk menghindari pembakaran lahan secara sembarangan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.

Kolonel Kal Suhardi menyampaikan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Menurutnya, aparat TNI dan Polri bersama pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat sebagai pihak yang berada langsung di lapangan.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi. TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat harus saling mendukung, terutama dalam memberikan informasi dan melakukan pencegahan sejak dini sebelum api berkembang dan meluas,” ujarnya.

Sementara itu, keterlibatan Kodim 1205/Sintang dan kepolisian dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi di tingkat kewilayahan. Babinsa dan Bhabinkamtibmas diharapkan dapat terus berkomunikasi dengan pemerintah desa serta masyarakat untuk mengetahui kondisi wilayah dan merespons dengan cepat apabila ditemukan adanya titik api.

Dari sisi masyarakat, kesadaran untuk tidak melakukan pembakaran lahan menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah Karhutla. Warga juga diharapkan segera melaporkan apabila melihat adanya asap atau titik api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun pemahaman dan kepedulian bersama bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan serta mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.

Kodim 1205/Sintang bersama kepolisian dan unsur terkait akan terus mendorong langkah-langkah pencegahan di wilayah, terutama melalui edukasi dan komunikasi langsung dengan masyarakat, sehingga potensi Karhutla dapat ditekan dan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat diminimalkan.

pendim1205

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *