Pastikan Proses Pemadaman Berjalan Lancar Brigjen TNI Purnomosidi Tinjau Langsung Penanganan Karhutla Di Sekabuk Mempawah

Mempawah — Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., turun langsung meninjau upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Mempawah, bertempat di Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu (2/9/2026).

Kedatangan Brigjen TNI Purnomosidi ke lokasi menjadi bagian dari langkah pemantauan sekaligus penguatan koordinasi dalam penanganan karhutla yang terjadi di wilayah tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, Brigjen TNI Purnomosidi didampingi Dandim 1201/Mempawah, Bupati Mempawah, Wakapolres Mempawah, serta sejumlah unsur terkait. bersama-sama meninjau kondisi di lapangan dan memantau upaya penanganan kebakaran.

Kehadiran unsur TNI, pemerintah daerah, Polri, dan instansi terkait di lokasi menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla, terutama di tengah kondisi yang berpotensi memperluas titik api.

Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., saat melakukan peninjauan menjelaskan, Pemantauan langsung ke lokasi juga diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai situasi terkini serta kebutuhan penanganan di lapangan. Selain upaya pemadaman, langkah pencegahan dan pengawasan menjadi bagian penting untuk mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.

“Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, petugas pemadam, dan masyarakat menjadi kunci dalam menangani karhutla. Dengan koordinasi yang kuat dan respons cepat, kebakaran diharapkan dapat segera dikendalikan sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap lingkungan maupun masyarakat”,ujarnya.

Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., bersama jajaran serta unsur terkait, menegaskan komitmennya dalam penanganan Karhutla, melalui pemantauan perkembangan situasi di Sekabuk sebagai bagian dari upaya memastikan penanganan karhutla berjalan secara optimal agar tidak meluas ke lahan sekitarnya.

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *