Kapuas Hulu – Upaya mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan secara masif dengan mengedepankan langkah preventif dan edukasi kepada masyarakat. Kali ini, Tim Penyuluh Karhutla dari Mabes TNI Kapten Inf Anjar Yuniarto hadir memberikan sosialisasi dan penyuluhan Karhutla di Kantor Desa Penai, Kecamatan Silat Hilir, Jumat (04/09/2026).
Kegiatan tersebut turut didampingi Babinsa Koramil 1206-11/Silat Hilir Praka Ervan Wijaya serta dihadiri Aiptu Ade Rahmat dari Polsek Silat Hilir, Kepala Desa Penai Bapak Yan Sebastian, Ketua BPD Desa Penai Bapak Jailani, dan para Kepala Dusun Desa Penai.
Sosialisasi ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla, sekaligus mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan. Edukasi diberikan agar masyarakat memahami bahwa pembakaran lahan yang tidak terkendali dapat memicu kebakaran meluas dan menimbulkan berbagai dampak terhadap lingkungan maupun kehidupan masyarakat.
Kapten Inf Anjar Yuniarto mengajak seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk menjadikan pencegahan Karhutla sebagai tanggung jawab bersama. Menurutnya, upaya paling efektif dalam menghadapi Karhutla adalah mencegah munculnya api sejak awal.
“Pencegahan harus dimulai dari kesadaran kita bersama. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar sembarangan. Apabila menemukan titik api atau kejadian kebakaran, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani secepat mungkin,” pesan Kapten Inf Anjar Yuniarto.
Ia juga menekankan pentingnya peran perangkat desa dan para Kepala Dusun sebagai ujung tombak dalam menyampaikan informasi dan imbauan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Babinsa Praka Ervan Wijaya menyampaikan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan Polsek Silat Hilir, pemerintah desa, serta masyarakat dalam melakukan pemantauan dan pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Silat Hilir.
“Kami akan terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Babinsa bersama aparat terkait siap hadir apabila masyarakat membutuhkan bantuan dalam upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla,” ungkapnya.
Kepala Desa Penai Yan Sebastian mengapresiasi kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI. Menurutnya, penyuluhan secara langsung sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak Karhutla.
Kegiatan tersebut juga memperlihatkan kuatnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, BPD, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan sekaligus mempercepat penanganan apabila ditemukan potensi kebakaran di wilayah Desa Penai.
(Pendim1206/Psb)
Agus maharona












