Malam Bukan Hambatan Untuk Memadamkan Api Di Sajingan Besar Tim Gabungan Polres Sambas Bergerak Tanpa Lelah 

Sambas –  Tim gabungan Polres Sambas bergerak cepat menindaklanjuti titik panas atau hotspot yang terpantau satelit NOAA20 sumber NASA melalui aplikasi Lancang Kuning di Dusun Batang Air, Desa Santaban, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas. Hasil pengecekan menunjukkan api di lahan gambut seluas sekitar 0,5 hektare telah padam. Sabtu 05/09/2026.

‎Ground check dan penanggulangan dilakukan Kamis (3/9/2026) malam hingga Jumat dini hari. Tim gabungan terdiri dari tujuh personel Polsek Sajingan Besar, TNI, Brimob, Satgas BKO, Satgas Pamtas, serta tokoh masyarakat. Petugas harus menempuh sekitar 15 kilometer menggunakan sepeda motor dan dilanjutkan berjalan kaki sekitar 3 kilometer menuju lokasi.

‎Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, penanganan dilakukan sebagai tindak lanjut deteksi hotspot untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan. Petugas juga berkoordinasi dengan Kepala Dusun Batang Air selama proses pengecekan dan penanggulangan.



‎“Setelah dilakukan ground check, ditemukan satu titik hotspot dengan luas areal sekitar 0,5 hektare. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi padam dan cuaca di sekitar titik tersebut juga telah turun hujan,” ujar AKP Sadoko Kasih Wiyono.

‎Ia menegaskan, meski api telah padam, pemantauan tetap dilakukan karena lokasi berada di kawasan dengan jenis tanah gambut dan ditumbuhi vegetasi berupa resam serta pakis yang mudah terbakar. Sumber api maupun pemilik lahan hingga kini masih belum diketahui dan masih memerlukan pendalaman. “Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap agar dapat ditangani sedini mungkin,” katanya.

‎Humas Polres Sambas

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *