Sanggau – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V jenis gantung di Sungai Ensabal, Desa Gunam, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, telah rampung 100 persen. Minggu, (13/09/2026).
Pembangunan jembatan yang dimulai sejak Juli 2026 tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan akses penghubung bagi masyarakat di wilayah pedalaman serta mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Berdasarkan monitoring pelaksanaan pembangunan, seluruh pekerjaan telah mencapai progres 100 persen, sesuai target yang direncanakan.
Jembatan yang membentang di atas Sungai Ensabal tersebut memiliki panjang 30 meter dan lebar 1,2 meter, dengan lebar sungai sekitar 20 meter. Jembatan memiliki kapasitas sekitar 1 hingga 2 ton dan dirancang untuk mendukung mobilitas masyarakat dalam kondisi normal maupun saat terjadi peningkatan debit air sungai.
Sejumlah pekerjaan utama telah diselesaikan, meliputi pembesian, pemasangan bekisting dan pengecoran lantai beton jembatan yang masing-masing mencapai 100 persen. Pekerjaan peninggian Tembok Penahan Tanah (TPT), pasangan batu, plesteran dan acian, serta pengecatan juga telah selesai seluruhnya.
Dalam proses pembangunannya, kegiatan melibatkan 2 personel Kodim Sanggau, 1 konsultan dari Zidam, serta 12 orang masyarakat. Pelibatan masyarakat menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda Tahap V ini memberikan manfaat bagi sekitar 656 jiwa atau 203 kepala keluarga. Dengan tersedianya jembatan penghubung, masyarakat diharapkan semakin mudah dalam melakukan mobilitas serta mengakses fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun kegiatan perekonomian.
Rampungnya pembangunan jembatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam mendukung pemerataan pembangunan serta membuka akses konektivitas bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Sanggau.
Kodim 1204/Sanggau akan terus mendukung program pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam membuka dan meningkatkan akses antarkampung di wilayah binaan.
Pendim 1204
Agus maharona












