Tak Sekadar Imbauan Brigjen TNI Sain Mustain Turun Langsung Bantu Warga Dugal Di Tanjung Beruang

Kapuas Hulu – Upaya mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus digencarkan TNI di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. Namun kali ini, pesan menjaga lingkungan tidak hanya disampaikan melalui kata-kata. Brigjen TNI Sain Mustain, S.H., M.H., selaku Tim Penyuluh Karhutla dari Mabes TNI, turun langsung ke tengah masyarakat Desa Tanjung Beruang, Putussibau, sekaligus membantu warga dalam kegiatan dugal, Minggu (13/09/2026).

Dengan penuh keakraban, Brigjen TNI Sain Mustain berbaur bersama masyarakat. Di sela-sela aktivitas tersebut, ia menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta bersama-sama menjaga hutan dan lahan agar tetap lestari.

Brigjen TNI Sain Mustain menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh masyarakat. Menurutnya, sekecil apa pun upaya yang dilakukan untuk menjaga lingkungan akan memberikan dampak besar bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat.

“Jangan sampai hutan yang selama ini menjadi sumber kehidupan kita rusak karena kebakaran. Mari kita jaga hutan dan lahan, jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena yang kita jaga hari ini adalah masa depan anak cucu kita,” pesannya.

Tak berhenti pada penyampaian imbauan, Brigjen TNI Sain Mustain juga ikut membantu warga melaksanakan kegiatan dugal. Kehadiran tersebut sontak menciptakan suasana penuh kebersamaan. Batas antara aparat dan masyarakat seakan mencair, karena semuanya bekerja bersama dalam semangat gotong royong.

Aksi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa TNI hadir bukan hanya saat masyarakat membutuhkan perlindungan, tetapi juga hadir dalam aktivitas kehidupan sehari-hari masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi langsung dan keteladanan di lapangan, pesan pencegahan Karhutla diharapkan semakin mudah diterima dan diterapkan masyarakat.

Di Desa Tanjung Beruang, pesan itu pun kembali ditegaskan: menjaga hutan berarti menjaga kehidupan. Sebab, hutan yang tetap hijau hari ini adalah warisan berharga untuk generasi Kapuas Hulu di masa depan.
(Pendim1206/Psb)

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *