Polda Kalbar Intensif Pantau Karhutla Teluk Kapuas Terpantau Aman

Kubu Raya— Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat dengan melakukan pemantauan terhadap sejumlah lokasi yang berpotensi terjadi kebakaran.jumat 18/09/2026.

Salah satu lokasi yang menjadi titik pemantauan berada di Jalan Madu Sari, Gang Suka Damai, Desa Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan titik koordinat -0.1154288, 109.3813785.

Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi tersebut, tidak ditemukan adanya indikasi kebakaran maupun aktivitas pemadaman. Perkiraan luas lahan yang terbakar tercatat nihil, demikian pula dengan perkiraan luas lahan yang dipadamkan yang juga nihil. Sementara itu, status hotspot pada lokasi tersebut juga tercatat nihil.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pada titik pemantauan tersebut tidak terdapat kejadian karhutla yang terdeteksi. Meski demikian, pemantauan dan langkah pencegahan tetap dilakukan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pencegahan merupakan langkah penting dalam penanganan karhutla. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api.

“Kami terus melakukan pemantauan di sejumlah wilayah sebagai langkah antisipasi karhutla. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api dapat dengan mudah meluas dan menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya karhutla. Kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendeteksi dan mencegah kebakaran sejak dini.

“Apabila masyarakat melihat adanya indikasi kebakaran atau titik api, segera informasikan kepada petugas terdekat agar dapat dilakukan pengecekan dan penanganan secara cepat. Jangan menunggu api membesar, karena pencegahan dan penanganan sejak dini jauh lebih efektif,” tutup Bambang.

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *