Polres Ketapang Perkuat Penanganan Karhutla Ratusan Personel Gabungan Dikerahkan

Ketapang – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ketapang terus diperkuat. Berdasarkan laporan harian Polres Ketapang, Senin (21/9/2026), tercatat 906 titik hotspot di wilayah Kabupaten Ketapang. Selasa 22/09/2026.

Operasi penanganan melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Manggala Agni dan BPBD. Polres Ketapang mengerahkan 252 personel Satgas Karhutla serta didukung 58 personel BKO Brimob. Sementara Satgas TNI mengerahkan 960 personel, Manggala Agni 45 personel dan BPBD 72 personel.

Tim gabungan telah melakukan pemadaman pada 485 titik yang tersebar di 18 desa dan tujuh kecamatan. Penanganan dilakukan melalui operasi darat, penggunaan X-Fire, serta dukungan water bombing oleh perusahaan di wilayah Kecamatan Kendawangan.

Selain pemadaman, sebanyak 59 dari 62 sumur bor yang direncanakan telah aktif untuk membantu memenuhi kebutuhan sumber air di lokasi yang mengalami keterbatasan. Polres Ketapang juga memberikan bantuan air bersih, water treatment, masker dan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat terdampak.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengatakan penanganan Karhutla dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan sinergi seluruh pihak.

“Penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama dan sinergi semua pihak. Kami terus memperkuat pemadaman di lapangan sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ujar Bambang.

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *