HUT Ke-67 Paguyuban Sunda Kalbar Digelar di Pendopo Gubernur, Perkuat Persatuan Lintas Etnis

Mempawah — Paguyuban Titisan Sunda (PTiS) Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, menetapkan AKP (Purn) Kamin sebagai Ketua untuk periode 2026–2030.

Penetapan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Paguyuban Sunda S4 Kalimantan Barat yang sekaligus memperingati hari ulang tahun ke-67 keberadaan paguyuban masyarakat Sunda di Kalimantan Barat.Paguyuban tersebut berdiri sejak 1959 dan hingga 2026 telah memasuki usia 67 tahun.

Perayaan tahun ini dilaksanakan di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat dengan melibatkan perwakilan paguyuban dari berbagai daerah.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum silaturahmi masyarakat Sunda, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat hubungan antarpaguyuban dan antar-etnis di Kalimantan Barat. Sabtu 26/09/2026.

Perkuat Persatuan Lintas Etnis,dalam kegiatan tersebut, perwakilan paguyuban dari berbagai etnis turut hadir. Sebanyak 24 paguyuban etnis disebut ikut berpartisipasi dalam kegiatan.

Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kalimantan Barat yang memiliki keberagaman latar belakang budaya.

Selain menjadi agenda tahunan, kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota untuk memperkuat komunikasi serta menjaga hubungan sosial di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat. “Orientasinya adalah mempererat hubungan antarwilayah dan antarpaguyuban.

Ini merupakan agenda tahunan yang menjadi ruang bagi seluruh masyarakat untuk berkumpul dan memperkuat silaturahmi,” ujar perwakilan panitia.

Kolaborasi Bantu Warga Terdampak Kabut Asap, berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, kegiatan tahun ini juga diisi dengan aksi sosial melalui kolaborasi dengan Telkom untuk membantu masyarakat yang terdampak kabut asap.

Bantuan diarahkan kepada sejumlah wilayah yang terdampak, di antaranya Ketapang dan Kubu Raya, serta wilayah lain yang membutuhkan dukungan.

Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan dasar masyarakat, seperti dukungan dapur umum, air bersih, air minum dan sembako.

Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari kepedulian paguyuban terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana atau persoalan lingkungan.

Rangkaian kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai daerah di Kalimantan Barat. Sebanyak 14 kabupaten/kota disebut turut mengirimkan perwakilan dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran perwakilan dari seluruh kabupaten/kota menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, komunikasi dan kebersamaan masyarakat Sunda sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat Kalimantan Barat.

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *