Kapuas Hulu – Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, tradisi bercocok tanam secara turun-temurun masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat pedesaan. Hal tersebut terlihat ketika Babinsa Koramil 1206-03/Batang Lupar bersama masyarakat melaksanakan kegiatan tanam padi dengan cara menugal di Desa Lanjak Deras, Senin (28/09/2026).
Kegiatan menugal merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat dalam mengelola lahan pertanian sekaligus menjadi warisan budaya yang terus dipertahankan dari generasi ke generasi. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut terjun langsung ke lahan pertanian dan membantu masyarakat melakukan proses penanaman padi secara tradisional.
Dengan penuh semangat dan kebersamaan, Babinsa bersama warga bahu-membahu menugal dan menanam benih padi. Suasana gotong royong pun semakin terasa, mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dengan masyarakat di wilayah binaannya.
Koptu Damianus Dung Babinsa Batang Lupar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan upaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur.
“Tradisi menugal merupakan bagian dari kehidupan masyarakat yang memiliki nilai kebersamaan dan gotong royong. Kita harus terus menjaga tradisi ini agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” ungkap Babinsa.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap kehidupan warga binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah. Dengan terjalinnya kerja sama yang baik antara Babinsa dan masyarakat, diharapkan hasil pertanian dapat semakin meningkat dan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Sementara itu, masyarakat Desa Lanjak Deras menyambut baik kehadiran Babinsa yang ikut bekerja bersama mereka di tengah aktivitas menugal. Kehadiran Babinsa dinilai semakin menambah semangat warga dalam mengelola lahan pertanian.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana Babinsa tidak hanya hadir dalam kegiatan pembinaan wilayah, tetapi juga ikut merasakan langsung aktivitas dan perjuangan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Melalui semangat gotong royong, pelestarian budaya, dan ketahanan pangan, tradisi menugal di Desa Lanjak Deras diharapkan terus terjaga sebagai warisan kearifan lokal sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan kehidupan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
(Pendim1206/Psb)
Agus maharona












