Sintang – Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P., pimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Makodim 1205/Stg, Sintang, Kalimantan Barat, Senin (5/10/2026).
Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”.
Upacara dihadiri oleh Para Kasi Korem 121/Abw, Para unsur Forkopimda Kabupaten Sintang dan Melawi, para Kepala OPD Kabupaten Sintang, para Pimpinan BUMN Kabupaten Sintang, Para Dan/Ka Balak Aju Korem 121/Abw, serta para Perwira Bintara dan Tamtama Korem 121/Abw beserta jajaran. Rangkaian upacara ditandai dengan penghormatan kepada Duaja Korem 121/Abw serta pengucapan Sapta Marga secara tegas dan penuh penghayatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P., membacakan amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit serta ASN TNI atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras yang telah ditunjukkan di mana pun bertugas.
“Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI adalah hasil dari pengabdian kita bersama. Kepercayaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah yang wajib dijaga,” tegas Panglima TNI dalam amanat tertulis yang dibacakan Kasrem.
Lebih lanjut disampaikan bahwa negara terus berkomitmen memperkuat TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit/ASN serta modernisasi Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam). Namun, seiring dengan semakin kuat dan modernnya kemampuan TNI, tanggung jawab yang dipikul pun semakin besar. Hal tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, serta profesionalisme agar seluruh sumber daya dapat dipergunakan secara optimal dan dipertanggungjawabkan.
Menghadapi dinamika lingkungan strategis global yang dinamis, perubahan ruang informasi, serta tantangan keutuhan wilayah, Panglima TNI berpesan agar momentum HUT ke-81 TNI ini dijadikan tonggak memperteguh tekad dalam menjaga persatuan dan melindungi kekayaan Nusantara.
Panglima TNI secara khusus juga menekankan agar seluruh prajurit menjadikan PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif).
“Laksanakan kelima penekanan sehingga PRIMA menjadi arah kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” pungkas Kasrem mengakhiri pembacaan amanat Panglima TNI.
Agus maharona













