Menyengat Subuh Di Sebujit Baru Dapur Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1209/Bengkayang Pastikan Sarapan Pagi Siap Saji Sebelum Bekerja

Bengkayang – Keberhasilan pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1209/Bky tidak hanya ditentukan oleh tebalnya material fisik di lapangan, tetapi juga dari kesiapan dapur umum. Tim dapur Satgas TMMD bekerja ekstra keras sejak subuh demi memastikan gizi para prajurit dan warga terpenuhi dengan baik, yang bertempat di Dusun Sebujit Baru, Desa Hli Buei Kecamatan Siding Kabupaten Bengkayang.
Sabtu (17/10/26).

Bagi tim dapur, disiplin waktu adalah kunci utama. Setiap pagi, sebelum terbit matahari dan sebelum seluruh personel Satgas TMMD memulai deru aktivitas pembangunan, santapan pagi bernutrisi dipastikan sudah siap tersaji dengan rapi. Keberadaan dapur ini menjadi jantung penggerak energi bagi para prajurit TNI dan masyarakat yang akan bergotong royong di garis depan.

Personel tim dapur yang bertugas menyadari betul betapa krusialnya peran yang mereka emban. Tugas berat menanti para pekerja di lokasi fisik sejak pagi hingga sore hari, sehingga asupan gizi yang cukup sebelum beraktivitas menjadi syarat mutlak demi menjaga stamina, imunitas, serta fokus seluruh personel di lapangan.

Suasana keakraban dan kekeluargaan pun sangat terasa di sekitar lokasi dapur umum. Sambil meracik bumbu dan mengolah masakan segar, para anggota tim dapur saling bahu-membahu dengan keikhlasan tinggi. Semangat pantang menyerah ini tercermin dari konsistensi mereka yang tidak pernah terlambat menyediakan menu harian tepat waktu.

Proses penyiapan makanan ini juga selalu memperhatikan kebersihan dan kualitas bahan pangan yang diolah. Ketersediaan makanan yang higienis, hangat, dan tepat waktu memberikan suntikan semangat tersendiri bagi para personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 1209/Bky sebelum melangkah ke lokasi pengabdian masing-masing.

Melalui kesiapan dapur Satgas yang konsisten ini, seluruh rangkaian kegiatan TMMD di Dusun Sebujit Baru diharapkan dapat berjalan lancar tanpa kendala fisik. Dengan perut yang terisi dan stamina yang terjaga, para prajurit bersama warga setempat siap melanjutkan pengabdian demi mempercepat pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
(Pendim 1209/Bky).

 

 

Agus maharona

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *