Ketapang– Polres Ketapang bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan groundcheck sekaligus penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Air Hitam Besar, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kegiatan ini dilakukan menyusul terdeteksinya sejumlah titik panas (hotspot) melalui aplikasi Lancang Kuning yang menunjukkan adanya potensi kebakaran di wilayah tersebut, Jumat 30/10/2026.
Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap setiap informasi titik panas yang terdeteksi. “Kami menginstruksikan jajaran untuk segera melakukan pengecekan di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin sehingga tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat maupun lingkungan,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil pemantauan aplikasi Lancang Kuning, ditemukan sebanyak tujuh titik hotspot dengan tingkat kepercayaan medium yang berada di kawasan konsesi PT. BMJ. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Kendawangan bersama pihak Manggala Agni, PT. BMJ, dan unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Di lapangan, tim menemukan areal yang telah terbakar dengan luas kurang lebih 2 hektare.
Proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan 8 anggota Damkar PT. BMJ, 6 anggota BKO TNI Yon TP, 1 personel Polsek Kendawangan, 6 anggota BKO Brimob, serta 5 anggota Manggala Agni. Dengan dukungan kendaraan pemadam kebakaran, mesin pompa, pompa punggung, dan perlengkapan pendukung lainnya, tim melakukan pemadaman sekaligus penyisiran di sekitar lokasi bekas kebakaran untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi kembali menyala.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dalam bentuk apa pun. Apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas pembakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” tegas AKBP Putra Pratama.
Melalui sinergi lintas instansi dan respons cepat di lapangan, penanganan Karhutla di Desa Air Hitam Besar dapat dilaksanakan dengan baik. Polres Ketapang akan terus meningkatkan patroli, pemantauan hotspot, serta koordinasi bersama seluruh pihak terkait sebagai langkah pencegahan dan penanggulangan Karhutla guna menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.
Agus maharona













