Pontianak– Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali melakukan langkah strategis melalui pelantikan sejumlah pejabat penting guna memperkuat kinerja organisasi.
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr. Emilwan Ridwan, secara langsung memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang digelar di Aula Baharuddin Lopa Lantai 4, Selasa (05/05/2026).
Dalam prosesi tersebut, sejumlah pejabat resmi dilantik, yakni Wakajati Kalbar Laksmi Jndriyah Rohmulyati, SH., LLM, Asisten Pembinaan Eryana Ganda Nugraha, SH., M.Hum, serta Aspidum Sumanggar Siagian, SH., MH.
Pelantikan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam meningkatkan efektivitas penegakan hukum di wilayah Kalimantan Barat.
Dalam sambutannya, Dr. Emilwan Ridwan menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan hal yang wajar dalam sebuah institusi.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta pengembangan karier aparatur.
Menurutnya, pergantian pejabat bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan strategi untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi yang terus berkembang.
Hal ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat soliditas internal serta mendukung pencapaian visi dan misi Kejaksaan.
“Pergantian jabatan adalah dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kinerja serta memberikan energi baru bagi institusi,” tegasnya.
Kajati Kalbar menekankan bahwa jabatan bukan hanya simbol kedudukan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Setiap pejabat dituntut memiliki komitmen tinggi terhadap integritas, profesionalisme, serta etika dalam menjalankan tugas.
Ia juga mengingatkan bahwa pejabat yang dilantik harus mampu menjadi teladan, baik dalam lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
Selain mengejar target kinerja, mereka juga harus menjaga nilai moral serta kepercayaan publik.
“Jabatan adalah amanah yang mengandung tanggung jawab besar, tidak hanya dalam kinerja, tetapi juga dalam sikap dan integritas,” ungkapnya.
Di era digital yang terus berkembang pesat, Kajati menekankan pentingnya adaptasi dan inovasi dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
Perubahan zaman menuntut aparatur Kejaksaan untuk lebih responsif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika sosial.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor serta membangun komunikasi yang efektif, baik di ruang publik maupun di dunia digital.
“Kita harus mampu membaca perubahan zaman, berani melakukan terobosan, namun tetap berpegang pada koridor hukum dan etika,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kajati Kalbar mengajak seluruh pegawai Kejaksaan di wilayah Kalimantan Barat untuk terus menjunjung tinggi nilai profesionalitas, integritas, dan disiplin kerja.
Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan.
Ia juga menekankan pentingnya sikap ikhlas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara, serta menjadi contoh yang baik di tengah kehidupan masyarakat.
Tak lupa, apresiasi tinggi disampaikan kepada pejabat sebelumnya, Erich Folanda, SH., M.Hum, atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama bertugas di Kejati Kalbar.
Kajati berharap pengalaman yang telah diperoleh dapat menjadi bekal berharga dalam tugas selanjutnya.
Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan:
SK Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 488 Tahun 2026 tanggal 13 April 2026, tentang pengangkatan Wakajati Kalbar dari Erich Folanda, SH., M.Hum kepada Laksmi Jndriyah Rohmulyati, SH., LLM.
SK Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-347/C/04/2026 tanggal 13 April 2026, tentang pengangkatan Asisten Pembinaan dari Mangantar Siregar, SH kepada Eryana Ganda Nugraha, SH., M.Hum.
Pengangkatan Aspidum dari Hadiyanto, SH., MH kepada Sumanggar Siagian, SH., MH.
Dengan dilantiknya pejabat baru pada posisi strategis ini, Kejati Kalbar diharapkan semakin solid, adaptif, dan responsif dalam menghadapi berbagai tantangan hukum yang berkembang di masyarakat.
Kepercayaan publik juga diharapkan semakin meningkat seiring dengan peningkatan kualitas kinerja institusi.
Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam menjaga marwah Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang profesional, berintegritas, dan terpercaya.
Agus maharona












