Kelangkaan BBM Di Ketapang Dan Kayong Utara Jadi Perhatian DPW Rajawali Kalbar Ajak Masyarakat Awasi Distribusi Di Sintang

Sintang – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang dikeluhkan masyarakat di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara menjadi perhatian berbagai pihak. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian apabila tidak segera ditangani.

Menanggapi situasi tersebut, Ketua DPW Rajawali Kalbar, Imam Fauzi, mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh masyarakat, serta pihak terkait di Kabupaten Sintang untuk bersama-sama memantau distribusi BBM di setiap SPBU yang ada di wilayah Kabupaten Sintang. Sabtu 25/ 07/2026.

Menurut Imam Fauzi, pengawasan bersama perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi agar persoalan kelangkaan BBM yang terjadi di Ketapang dan Kayong Utara tidak sampai meluas ke Kabupaten Sintang.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan para tokoh masyarakat untuk ikut memantau kondisi di setiap SPBU di Kabupaten Sintang. Jika ditemukan indikasi gangguan distribusi atau kelangkaan BBM, segera sampaikan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangannya,” ujar Imam Fauzi.

Ia menegaskan bahwa ketersediaan BBM memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat dan keberlangsungan perekonomian daerah. Apabila terjadi kelangkaan, dampaknya dapat dirasakan oleh berbagai sektor, mulai dari transportasi, perdagangan, hingga aktivitas usaha masyarakat.

DPW Rajawali Kalbar berharap seluruh pihak dapat bersinergi menjaga kelancaran distribusi BBM di Kabupaten Sintang, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan roda perekonomian daerah dapat berjalan dengan baik.

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *