Sintang — Upaya mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Kodim 1205/Sintang. Dengan mengedepankan respons cepat dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat, personel Kodim 1205/Sintang bergerak langsung ke lapangan membantu penanganan Karhutla di wilayahnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI AD, khususnya Kodim 1205/Sintang, dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat menghadapi ancaman Karhutla yang dapat berdampak terhadap lingku jingan, kesehatan, maupun aktivitas warga.
Dalam pelaksanaannya, personel Kodim 1205/Sintang dikerahkan bersama unsur terkait untuk melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi terdampak. Peralatan pendukung, termasuk water tank, turut digunakan guna mempercepat proses pembasahan lahan dan mencegah api kembali muncul.
Dandim 1205/Sintang Letkol Arm Anggit Wijaksono, S.I.P., M.I.P., M.O.S., menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, sinergi, serta kesadaran bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kami akan terus bergerak cepat ketika dibutuhkan. Penanganan Karhutla bukan hanya tugas satu pihak, tetapi membutuhkan kerja sama antara TNI, pemerintah, aparat terkait dan masyarakat. Yang paling utama adalah mencegah agar api tidak meluas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, upaya pencegahan juga harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya Karhutla.
Kehadiran personel Kodim 1205/Sintang di tengah masyarakat tidak hanya berorientasi pada pemadaman, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian TNI dalam menjaga keselamatan warga serta kelestarian lingkungan.
Dengan semangat bergerak cepat, hadir untuk masyarakat, Kodim 1205/Sintang terus memperkuat sinergi bersama seluruh pihak untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla.
pendim1205
Agus maharona












