Kubu Raya— Komitmen TNI dalam mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat terus diperkuat. Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., didampingi Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., menerima sekaligus memberikan pengarahan kepada personel Satgas Karhutla Yonif TP 538/PTA di Markas Asrama (MA) Yonif TP 882/Hulubalang, Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB tersebut diikuti kurang lebih 250 personel. Kedatangan Satgas Yonif TP 538/PTA merupakan bagian dari perkuatan TNI dalam menghadapi potensi maupun penanganan Karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
Dalam arahannya, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh personel Yonif TP 538/PTA di Kalimantan Barat. Ia menegaskan bahwa penugasan untuk membantu penanganan bencana merupakan kehormatan sekaligus bentuk pengabdian prajurit kepada masyarakat dan negara.
“Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, disiplin, dan rasa tanggung jawab,” tegas Pangdam.
Pangdam juga mengingatkan seluruh personel agar mengutamakan keselamatan dalam menjalankan tugas serta membangun koordinasi dan sinergi dengan seluruh unsur terkait. Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama yang solid agar setiap permasalahan di lapangan dapat diatasi secara cepat dan tepat.
“Personel harus memahami berbagai kondisi dan permasalahan yang dihadapi dalam penanganan Karhutla, termasuk kendala di lapangan, sehingga setiap permasalahan dapat dihadapi dan diselesaikan secara bersama-sama,” pesannya.
Seluruh personel Satgas Yonif TP 538/PTA selanjutnya akan bergabung dan melaksanakan tugas di wilayah yang telah ditentukan di Kalimantan Barat. Pangdam meminta para prajurit melaksanakan penugasan dengan sebaik-baiknya, sekaligus menjaga nama baik satuan dan TNI.
Pangdam menekankan bahwa penugasan tersebut harus dimaknai sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat dan negara. Dengan semangat pengabdian serta pelaksanaan tugas yang cepat, tepat, dan terkoordinasi, diharapkan dampak Karhutla terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan serta potensi meluasnya kebakaran dapat dicegah.
Satgas Datang dalam Empat Kloter
Kedatangan pasukan BKO Yonif TP 538/PTA ke wilayah Kalimantan Barat dilaksanakan dalam empat kloter. Kloter pertama berjumlah 70 personel dipimpin Letda Inf Zakaria.
Kloter kedua terdiri dari 110 personel yang dipimpin Letda Inf Sumedi. Selanjutnya, kloter ketiga sebanyak 110 personel dipimpin langsung Danyon TP 538/TPA Mayor Inf Edi Benni Cristian, S.H.
Sementara itu, kloter keempat berjumlah 130 personel dan dipimpin Letda Inf Brian Rizki.
Kehadiran tambahan kekuatan tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi ancaman Karhutla di wilayah Kalimantan Barat, khususnya dalam mendukung upaya pemadaman, pencegahan, serta penanganan dampak yang ditimbulkan.
Usai memberikan pengarahan kepada personel Satgas, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito bersama rombongan juga melaksanakan pengecekan Dapur Umum Yonif TP 882/Hulubalang. Pengecekan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan dukungan logistik dan kebutuhan personel selama pelaksanaan tugas.
Dengan dukungan personel, kesiapan satuan, serta sinergi bersama pemerintah daerah dan unsur terkait, TNI berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla di Kalimantan Barat.
Agus maharona












