Kapuas Hulu – Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Kalimantan Barat khususnya Kabupaten Kapuas Hulu terus diperkuat. Kodim 1206/Putussibau menerima kedatangan Tim Penyuluh Karhutla Pati dan Perwira Menengah (Pamen) dari Mabes TNI dalam rangka memberikan penyuluhan serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla, Kamis (27/08/2026).

Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Pati dan Pamen Mabes TNI menjadi momentum penting bagi jajaran Kodim 1206/Putussibau untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan personel dalam melakukan langkah-langkah pencegahan maupun penanganan Karhutla secara cepat, terpadu dan terukur.
Hadir pada kegiatan tersebut Brigjen TNI Sain Mustaim, Kolonel Laut Erwan R., Kolonel Mar Sikop Pauli S., Kolonel Tek Roni Setiadi, Kolonel Tek Istanto, Letkol Sularno, Tim Pendamping Kodam XII/Tpr Kolonel Darmawan, Dandim 1206/Psb Letkol Arm Andreas Prabowo Putro S.I.Pem, M.I.P., M.Han., Kasdim 1206/Psb Mayor Inf Eriyadi Esnurdin, serta Para Pasi-pasi Dim 1206/Psb yang hadir.
Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan berbagai arahan dan materi terkait pencegahan Karhutla, pentingnya deteksi dini, kesiapsiagaan personel, hingga penguatan sinergi dengan seluruh stakeholder serta masyarakat.
Karhutla bukan hanya persoalan kebakaran semata, tetapi juga dapat berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, aktivitas sosial dan perekonomian. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dan berkesinambungan.
Kodim 1206/Putussibau sendiri terus mendorong jajaran Babinsa untuk aktif turun ke wilayah binaan, memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi terjadinya Karhutla. Langkah pencegahan melalui edukasi masyarakat juga telah menjadi bagian dari upaya TNI di wilayah Kapuas Hulu.
Kedatangan tim dari Mabes TNI tersebut sekaligus memberikan motivasi bagi jajaran Kodim 1206/Putussibau untuk semakin meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla, khususnya di tengah kondisi musim kemarau.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesamaan langkah dan pemahaman dalam penanganan Karhutla, sehingga setiap potensi kebakaran dapat dicegah dan ditangani sedini mungkin.
“Cegah sebelum terbakar, bergerak sebelum meluas. Bersama TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, kita jaga hutan dan lahan Kapuas Hulu tetap aman dari Karhutla”, ujar Brigjen TNI Sain Mustaim.
(Pendim1206/Psb)
Agus maharona












